-->

Wali Kota Launching Kesawan City Walk dan E-Parking

Senin, 29 Maret 2021 / 03.39

Walikota Medan M Bobby Afif Nasution soft launching Kesawan City Walk dan E-Parking.

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM melakukan soft launching Kesawan City Walk dan E-Parking, Minggu (28/3/2021) petang di Jalan Ahmad Yani Medan. Perhelatan berlangsung di depan bangunan bersejarah, Rumah Tjong A Fie ini, tetap meriah, kendati protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Dalam acara yang dihadiri Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hasanuddin SIP MM, Kapoldasu, Irjen Panca Putra Simanjuntak, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Soekowardojo, Direktur Utama Bank Sumut Muchammad Budi Utomo, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201 BS, Letkol. Inf. Agus Setiandar, Ketua TP PKK Medan Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution, Ketua MUI Medan, Prof HM Hatta, Sekda Ir Wiriya Alrahman MM, para Asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan itu, Wali Kota mengatakan, kawasan heritage Kesawan ini merupakan bagian dari Medan The Kitchen of Asia. Selain menjadi kawasan wisata kuliner dan budaya serta kota tua, juga centra kreatif.

Soft launching Kesawan City Walk ini diwarnai dengan penabuhan Gordang Sambilan oleh Wali Kota. Ikut menabuh Gordang bersama Wali Kota antara lain Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin SIP MM, Kapoldasu, Ketua DPRD Medan, dan Wakil Wali Kota Medan. Sedangkan soft launching E-Parking (Pembayaran Non Tunai dengan QRIS dan QREN) ditandai dengan pemberian kode barcode dari Kepala BI Perwakilan Sumut,kepada Wali Kota, Pangdam, dan Kapoldasu.

Dalam perhelatan itu, Wali Kota menyebutkan, keragaman etnis di Medan adalah sebuah kekuatan. Pemilihan tempat perhelatan ini, lanjut Wali Kota, juga untuk mengingatkan bahwa kerukunan antaretnis mau umat beragama di Medan sudah berakar sejak dulu. Diketahui, Tjong A Fie merupakan dermawan yang non Muslim namun bergaul dan berbaur dengan beragam etnis lain di Medan, bahkan membangun Masjid Bengkok yang kini menjadi warisan budaya.

“Pemko Medan akan menjaga keragamanan ini menjadi satu kekuatan,” ucap Wali Kota.

Salah satu  bentuk keragaman adalah kuliner. Di Kota ini, lanjut Wali Kota, bukan hanya ada kuliner tradisional Sumut maupun nasional. Namun, kuliner di Medan juga dapat mewakili kekayaan kuliner Asia. Maka, dengan penuh percaya diri, Medan dapat disebutkan sebagai The Kitchen Asia yang artinya Dapur Asia.

Menurut Wali Kota, selain kelezatan, ada hal yang dapat menambah nilai kuliner tersebut, yakni mempertontonkan cara memasaknya, penyajian, mau menikmatinya. Selain itu, dapur yang dulu di belakang dan tertutup, kini dibuka sehingga orang dapat melihat cara kuliner itu dibuat. Ini akan menjadi entertaiment yang dapat menambah nilai kuliner tersebut.  “Karena itu kita percaya diri menyebut Medan sebagai The Kitchen of Asia,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyatakan, Pemko Medan telah berkomitmen untuk mewujudkan transaksi yang cashless yakni dengan pembayaran tanpa uang tunai. Seluruh tenant di Kesawan City Walk harus menerapkan chasless. Selain itu, secara bertahap, seluruh pembayaran parkir juga akan dilakukan dengan menggunakan QRIS maupun QREN.  Sistem ini, sebut Wali Kota kan memaksimalkan fungsi pengawasan sekaligus mencegah terjadi penguapan Pendapat Asli Daerah.

“Saya yakin dengan semangat kolaborasi kemajuan akan kita capai. Medan akan jadi kebanggaan di Sumut, nasional, maupun global,” ujar Wali Kota. (kom/mar) 

Komentar Anda

Terkini