Soroti Isu Ekonomi dan MBG, Massa Demo di DPRD Medan Tendang Pagar Kantor

Rabu, 17 Juni 2026 / 20.40

 Menampung aspirasi massa GMNI yang berunjukrasa di depan Gedung DPRD Medan, Rabu (17/6/2026), Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala duduk bersama para mahasiswa dan mengajak dialog. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Medan pada Rabu (17/6/2026). 

Aksi ini bertujuan untuk mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah pusat, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Aksi penyampaian pendapat ini diwarnai oleh ketegangan dan tindakan anarkis dari para peserta unjuk rasa. Karena merasa tidak ada anggota dewan yang langsung menyambut, massa mulai menendang dan menggoyang-goyang pagar kantor DPRD. Ketegangan verbal juga terjadi saat salah seorang orator melontarkan makian kasar kepada petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Tolak Kehadiran Pimpinan Dewan

Suasana semakin memanas ketika salah satu pimpinan DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala, keluar untuk menemui para pengunjuk rasa. Massa justru menolak kehadirannya dan menyanyikan lagu bernada ejekan personal kepada pimpinan dewan tersebut. Akibat penolakan ini, Rajuddin terpaksa kembali masuk ke dalam gedung.

Massa kemudian mendesak Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, untuk keluar. Namun, karena Ketua DPRD sedang tidak berada di tempat, Rajuddin Sagala kembali berinisiatif menemui massa aksi untuk kedua kalinya.

Dalam upaya meredam emosi massa, Rajuddin memilih duduk bersama para mahasiswa di aspal. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dibawa oleh GMNI Medan akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Sayangnya, upaya dialog terbuka ini tidak berjalan mulus. Para mahasiswa berulang kali menyela perkataan pimpinan dewan dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas. 

Karena situasi yang tidak kondusif dan minimnya ruang komunikasi yang sehat, Rajuddin Sagala akhirnya memutuskan kembali ke dalam kantor dengan diiringi sorakan dari massa pengunjuk rasa. (mar)

Komentar Anda

Terkini