Nelayan Percut Menjerit, Sepekan Solar Langka di SPBU Cinta Rakyat

Senin, 25 Mei 2026 / 15.08

Nelayan tradisional di kawasan pesisir Percut Sei Tuan resah karena ketiadaan solar di SPBU Desa Cinta Rakyat sehingga mengganggu mata pencaharian mereka. (foto : istimewa) 

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Ratusan nelayan tradisional di kawasan pesisir Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mengalami kelumpuhan total dalam mata pencaharian mereka. Sudah sepekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar mengalami kelangkaan total di satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Cinta Rakyat.

Kondisi kritis ini memicu kemarahan warga hingga berujung pada aksi penggerudukan SPBU setempat oleh seratusan nelayan pada Senin (25/5/2026).

Perwakilan warga Percut, Syamsuddin Siregar alias Centong, menyatakan bahwa solar merupakan urat nadi perekonomian masyarakat pesisir yang mayoritas menggantungkan hidup dari hasil laut. Perahu motor atau boat yang mereka gunakan mutlak memerlukan solar untuk beroperasi.

"Saat ini sudah sepekan kami tidak melaut. Ini namanya membunuh perekonomian kami, masyarakat miskin desa Percut," ujar Centong dengan nada kesal di sela-sela aksi.

Hal senada disampaikan oleh nelayan lainnya, Andak bin H. Awal. Ia mengeluhkan jatah solar subsidi seharga Rp6.800 per liter yang biasa mereka beli kini kosong tanpa kepastian. Meski ada pengecer yang menjual dengan harga melambung tinggi hingga Rp10.000 per liter, keberadaannya tetap sulit ditemukan di pasar.

"Ini sudah 5 hari kami tidak bisa melaut. Gimana nih ke depan pak, apa gak ada perhatian pihak-pihak berwenang dan terkait untuk kami? Kalau hari ini gak masuk juga solar, hancurlah kami, gak bisa cari makan," keluh Andak didampingi nelayan lain, Basaruddin.

Berdasarkan keterangan dari pihak pengelola SPBU, kekosongan terjadi karena kuota solar bulanan untuk fasilitas tersebut telah habis. Padahal, SPBU Desa Cinta Rakyat mendapat alokasi jatah sebesar 250 ton, namun seluruh pasokan tersebut sudah ludes sebelum genap satu bulan berjalan.

DPRD Deli Serdang Ancam Geruduk PERTAMINA

Menanggapi krisis yang menimpa konstituennya, Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi PKB, H. Rakhmadsyah SH, menyesalkan lemahnya pengawasan dan distribusi BBM di wilayah nelayan. 

Menurut politisi yang telah menjabat selama empat periode ini, kekosongan energi di kawasan pesisir adalah hal yang fatal karena langsung mematikan ekonomi rakyat kecil.

H. Rakhmadsyah mendesak PT Pertamina (Persero) untuk segera mengambil tindakan darurat guna menyalurkan pasokan solar tambahan ke Desa Cinta Rakyat. Jika tuntutan tersebut diabaikan, ia menegaskan siap memimpin pergerakan massa langsung ke pusat distribusi regional.

"Kalau belum juga sampai solar itu hari ini, mungkin besok-besok kami bersama warga Percut akan bertandang ke Pertamina Patra Niaga Sumbagut untuk meminta kejelasan atas ketiadaan solar di wilayah Percut," tegas Rakhmadsyah.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan nelayan masih menunggu kepastian dan tindakan nyata dari pihak Pertamina maupun pemerintah daerah setempat agar mereka dapat kembali melaut mencari nafkah. (lbs)

Komentar Anda

Terkini