-->

Sakit Hati Sering Dimaki, Sopir Angkot Dibunuh Kernet, Mayatnya Dibuang

Selasa, 06 April 2021 / 15.02


MEDAN, KLIKMETRO.COM - Tak memakan waktu lama pasca penemuan mayat Junaidi (62) yang ditemukan tergeletak bersimbah darah diantara semak belukar jalan Peringgan, Dusun XIV, Desa Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku yang ternyata kernet korban.

Kernet berinisial U diamankan petugas, Selasa (6/4/2021). Sementara, korban yang merupakan warga Jalan Mayor Kompleks SDN 94 Medan, Kecamatan Medan Barat, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Senin (5/4/2021) kemarin.

Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media, Junaidi yang sehari-hari bekerja sebagai supir angkutan umum ini, diduga dibunuh oleh kerneknya sendiri.

Keponakan korban, Jefri yang ditemui di rumah duka mengatakan bahwa dirinya turut membantu proses penangkapan terhadap pelaku.

"Jadi saat itu saya ke depan (simpang Brayan). Sedang berbicara dengan seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai kernek angkot. Kami cerita masalah kasus almarhum," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Lanjutnya, Jefri sempat membonceng pelaku yang saat itu dirinya tidak mengetahui.

"Jadi saya kan berencana juga bantu nangkap pelaku. Karena si P alias U ini banyak tahu cerita, jadi kami berboncengan. Pas di lampu merah, tiba-tiba ia lompat dari kereta. Jadi saya putar balik," jelasnya.

Tak berapa lama, lanjut Jefri dirinya mendapat telpon dari pihak kepolisian.

"Jadi saya dapat telpon dari pihak kepolisian. Pelaku berinisial U. Karena orang yang saya bonceng tadi masih terlihat. Jadi saya tanya siapa nama mu. Pelaku menjawab P. Saya bilang sama polisi yang hubungi saya, bahwa namanya P. Disuruh bawa saja si P itu. Jadi saya bawa lah, eh rupanya memang di P alias U yang dicari itu," katanya.

Sementara keponakan korban, Ari mengatakan pihak keluarga berharap pelaku dihukum dengan seberat-beratnya.

"Paman saya ini sudah tua. Kok tega sekali ia menghabisi nyawanya. Padahal pelaku ini orang dekatnya. Kok tega," ucapnya.

Tidak hanya itu, Ari juga menuturkan bahwa pamannya itu mengalami luka di sejumlah bagian di wajah.

"Ada terdapat luka di kening kiri, kanan yang dekat alis mata. Lalu di bawah kelopak matanya juga ada lembam, entah dipukul pakai apa lah itu sama pelaku" sebutnya.

Terkait penangkapan pelaku, Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Ardian Yunan Sahputra saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku sudah ditangkap.

"Iya benar, sudah ditangkap," ucap Yunan.

Yunan menjelaskan motif pelaku membunuh korban Lantaran sakit hati karena kerap dimaki oleh korban. (sur/mtc)

Komentar Anda

Terkini