-->

Terbakar Cemburu, 3 Hari Pacar Disekap, Disiksa dan Dirantai Bagai Hewan

Jumat, 23 April 2021 / 18.37

Tersangka penganiayaan Poltak Sihotang (foto kiri) dan Rini Simanungkalit, korban (kanan).

MEDAN, KLIKMETRO. COM - Ditengarai lantaran cemburu, Maniur Poltak Sihotang (44) warga Jalan Pukat, Medan, menyekap Rina Simanungkalit (33) kekasihnya, bahkan merantainya seperti binatang dan menyiksanya setengah mati di dalam kamar kos.

Kasus ini terkuak, setelah warga yang curiga mendengar jeritan minta tolong melaporkan peristiwa itu ke Polsek Medan Area.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago SH melalui Kanit Reskrim Iptu Rianto SH mengatakan kepada wartawan, pihaknya langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan adanya penyekapan di salah satu rumah kos Jalan Elang, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Jumat (23/4/2021) sekira pukul 05.00 wib.

Disebutkan, korban yang merupakan warga Tangguk Bongkar, Mandala, Medan memiliki hubungan dengan Poltak Sihotang. Diduga karena terbakar cemburu, Poltak membawa Rini yang berstatus janda anak dua ini ke kosnya. Di dalam kamar, Rini disiksa bagai binatang, bahkan lehernya dirantai dan dipasangi gembok agar tidak kabur.

Selama 3 hari disekap, Rini menerima pukulan dan tendangan sehingga kepalanya bocor, badannya lebam-lebam. 

"Korban berhasil kabur saat pelaku tidur dan meminta pertolongan warga. Saat kabur, rante gembok di leher korban masih terpasang,"kata kanit reskrim. 

Begitu mendapat laporan warga dan melihat kondisi korban, petugas langsung bergerak ke kos pelaku di Jalan Elang dan mengamankannya. Sementara korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk berobat.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan untuk proses hukum,"ujar kanit.

Sementara pelaku mengaku, memukuli korban karena cemburu dan menduga ada pria lain dalam hubungan mereka. "Ada pacarnya lagi selain saya. Dia mulai sering menghindar jika saya ajak ketemu,"kata Poltak.

Sedangkan korban mengakui belakangan ini berupaya menghindari Poltak setelah mengetahui kekasihnya itu mengonsumsi narkoba jenis sabu. "Kulihat dia (Poltak) sudah menyabu-nyabu, aku takut. Dia pun kasar dengan anakku, makanya dia mulai kujauhi,"kata Rini terisak. Wajahnya tampak lebam dan sekujur tubuhnya memar membiru. (hotlan) 

Komentar Anda

Terkini