-->

Ketua Umum HBB Minta Kepolisian Usut Dalang Pembunuhan Francisco Manalu

Sabtu, 19 Juni 2021 / 21.57

Ketua Umum Horas Bangso Batak Lamsiang Sitompul.

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul SH MH menaruh prihatin terhadap peristiwa naas yang dialami keluarga almarhum Fransisco Manalu yang diduga menjadi korban pembunuhan di Purwakarta, Jawa Barat. 

Menurutnya, siapapun otak di belakang tindakan keji ini agar dihukum seberat-beratnya. "Peristiwa ini sangat kita sesalkan, dan kita minta agar kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Semua sama di mata hukum dan jangan sampai pelaku justru dibebaskan dari jerat hukum," kata Lamsiang Sitompul kepada wartawan di Medan, Jumat (18/6/2021) pukul 16.00 wib.

Hal itu disampaikannya menanggapi peristiwa dugaan pembunuhan yang dialami Francisco Manalu, warga Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta yang diawali dari peristiwa penculikan korban pada 29 Mei 2021 yang lalu dari tempat kerjanya Steamcuci Mobil Trijaya Purwakarta.

Menurutnya, perbuatan keji hingga menghilangkan nyawa seseorang jelas melawan hukum yang berlaku. Untuk itu, Lamsiang Sitompul meyakini penegakan hukum di Indonesia sama bagi seluruh warga negara.

"Yang pasti ini menjadi perhatian HBB Horas Bangso Batak dan kita akan koordinasi dengan rekan kita yang ada di daerah itu untuk melakukan pendampingan bagi keluarga,” ujar pengacara Lamsiang Sitompul. 

Untuk diketahui, sejak 29 Mei 2021, Francisco Manalu (40) warga Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta diculik oleh orang tidak dikenal dari tempat kerjanya Steamcuci Mobil Trijaya dan Pelaku diduga kuat oleh keluarga adalah oknum yang sebelumnya terlibat dalam kasus pasal 170 KUHP di sekitar lokasi kerja korban tersebut.

Pihak keluarga juga telah melaporkan kejadian penculikan ayah dua orang anak itu ke Polres Purwakarta pada Senin 14 Juni 2021 dengan STPL No : STPL/507/VI/2021/SPKT.

Setelah pengaduan tersebut, Rabu pagi (16/62021) dan dijelaskan ayah korban Jhonisah Pandapotan Manalu, keluarga mendapat informasi dari pihak aparat bahwa korban yang diduga dibunuh dikubur di wilayah Cianjur. (hotlan)


Komentar Anda

Terkini