Seminggu Tak Pulang, Warga Bromo Ditemukan Membusuk di Patumbak

Sabtu, 23 Oktober 2021 / 21.20

Jenazah korban saat dievakuasi petugas Polsek Patumbak, Sabtu (23/10/2021). (Putra/klikmetro)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Warga Patumbak heboh menemukan sesosok mayat pria dengan kondisi membusuk di semak-semak Jalan Pemuda, Desa Patumbak II, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (23/10/2021).

Belakangan diketahui, pria malang itu bernama Asmawir Chan (73) warga Jalan Bromo Gang Panjang, Kota Medan. Sudah satu minggu lebih kakek renta ini dicari oleh keluarganya karena tak pulang-pulang. 

Korban yang berprofesi sebagai petani ini ditemukan membusuk dengan posisi telungkup oleh saksi Andi Syahputra Dalimunthe (37) dan Sarwo Edi (33), yang keduanya warga Dusun II, Desa Lantasan Lama, Kecamatan Patumbak. Penemuan mayat korban pun membuat warga sekitar menjadi gempar dan melaporkannya kepada Kepala Dusun (Kadus) II Desa Patumbak II, Kecamatan  Patumbak, Syah Rizal (33).

Selanjutnya, Kadus melaporkannya ke Mapolsek Patumbak. Petugas Polsek Patumbak yang menerima informasi dari Kadus bahwa ada ditemukan mayat di Jalan Pemuda Desa Patumbak, kemudian Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak dan piket fungsi lainnya langsung mendatangi lokasi penemuan mayat.

Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan SH menghubungi Tim Inafis dari Polrestabes Medan, guna melakukan pemeriksaan badan bagian luar dari korban.

"Dari hasil pemeriksaan di TKP bersama dengan Team Inafis Polrestabes Medan menerangkan bahwa pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan mayat diperkirakan sudah meninggal dunia kurang lebih satu minggu lalu," kata Plt Kapolsek Patumbak AKP Neneng Armayanti melalui Kanit Reskrim Iptu Ridwan SH. 

Lanjut dikatakan Ridwan, pihaknya kemudian menanyakan keberadaan keluarga korban kepada warga sekitar dan saksi, serta memanggil anak korban, Agus Wisman.

"Dari pengakuan Agus Wisman bahwa orang tuanya sudah satu minggu lebih tidak pulang ke rumah dan terakhir ketemu pada Rabu, 13 Oktober 2021. Anak-anak korban berusaha mencari orang tuanya dengan menghubungi sanak saudara yang lainnya. Namun tak kunjung ditemukan," beber Ridwan. 

Anak korban menerangkan bahwa orang tuanya itu sudah pikun dan ada sakit  darah tinggi. Selama ini korban kalau jalan selalu menggunakan tongkat dan mengidap penyakit asam urat.

"Lokasi tempat ditemukan mayat korban adalah jalan setapak/jalan potongan menuju rumah korban. Pihak keluarga ikhlas dan tidak keberatan atas kejadian tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada para warga dan pihak Kepolisian Polsek Patumbak atas pelayanannya," pungkas Iptu Ridwan. (put)

Komentar Anda

Terkini