-->

Sembarangan Buang Puntung Rokok, Truk Terbakar Tewaskan 2 Penumpang

Selasa, 31 Mei 2022 / 16.12

Kondisi truk terbakar. (f-ist)

SIMALUNGUN, KLIKMETRO.COM - Peristiwa naas terjadi di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Seribu Dolok K 10-11 Kelurahan Panei. Gegara puntung rokok, truk muatan pisang terbakar dan tewaskan 2 penumpang.

Berdasar informasi yang diperoleh, Selasa (31/5/2022), musibah ini terjadi pada Sabtu lalu (28/5/2022) sekira pukul 11.30 wib. Ditengarai gara-gara buang puntung rokok sembarangan sehingga mengakibatkan truk terbakar.

Kasus itupun telah ditangani Polsek Panai Tonga Polres Simalungun. Mayat kedua korban yang dalam keadaan gosong sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Kapolsek Panei Tonga AKP Hilton Marpaung yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Mayat kedua korban yang dalam kondisi gosong sudah dievakuasi ke rumah sakit,” kata AKP Hilton Marpaung.

Lebih lanjut dikatakan, kedua korban adalah Rio Juwanda Alias Wanda (20) dan Satria (25), keduanya warga Desa Serba Nanti Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai.

“Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan beberapa saksi bahwa api berasal dari puntung rokok yang lalai dibuang sembarangan,” katanya.

Disebutkan, dari keterangan saksi berinisial PR (18) warga Desa Serba Nanti Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai, bahwa dirinya melihat Rio membuang puntung rokoknya ke belakang, akan tetapi apinya belum mati lalu beberapa menit kemudian saksi dan korban melihat ada yang terbakar dibagian belakang dan diduga akibat puntung rokok tersebut.

Mereka pun berupaya memadamkan api. Namun api semakin membesar dan membakar bagian belakang truk. Para penumpang pun berupaya menyelamatkan diri. 

“Pengemudi truk dan dua penumpang berhasil menyelematkan diri dengan mengalami luka bakar serius, sedangkan Rio Juwanda terjebak di dalam bak truk tidak bisa menyelematkan diri hingga tewas terbakar. Korban luka bakar serius yakni pengemudi Zainal Purba dan dua penumpang Ekron dan Yudha sedangkan korban bernama Satria meninggal dunia di Rumah Sakit,” jelasnya.

Guna evakuasi pihak Kepolisian lalu membawa korban kritis dan yang sudah meninggal dunia ke Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematangsiantar serta menghubungi pihak keluarga korban. (jo/in)

Komentar Anda

Terkini