-->

Warga Sipispis Heboh, Peternak Lembu Ditemukan Tewas Tergantung

Rabu, 13 Juli 2022 / 17.40

Petugas kepolisian memasang police line di lokasi penemuan jenazah diduga korban gantung diri.(f-ist)

TEBING TINGGI, KLIKMETRO.COM - Suasana heboh sontak terjadi di Dusun I Pondok Kios, Desa Bulu Sari, Kecamatan Sipispis, Serdang Bedagei, Sumut, Rabu (13/7/2022) pagi sekira pukul 08.30 wib. Pasalnya, seorang warga disana ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tergantung di dalam rumah.

Berdasar informasi yang diperoleh dari Polres Tebing Tinggi, korban tewas diketahui bernama Sudirman (34), wiraswasta, identitas kependudukannya beralamat Dusun VI Bunut, Seberang, Kabupaten Asahan, Sumut.

Peristiwa dugaan bunuh diri pertama kali diketahui tetangganya, Sarianto Silalahi (42) dan Ridho Hamonangan Simanungkalit (30).

Keterangan keduanya yang menjadi saksi kepada pihak kepolisian, pagi itu mereka heran tak ada aktivitas apapun di kediaman korban. Padahal biasanya setiap pagi korban keluar mengeluarkan ternak lembunya untuk diikat di perkebunan. Penasaran, mereka pun memanggil korban namun tak ada sahutan.

Keduanya lalu berinisiatif untuk mendobrak pintu rumah korban dan meminta bantuan kepada tetangga sekitar. Ketika pintu berhasil didobrak dan mereka masuk ke kamar korban, didapati pemandangan mengejutkan. Korban tergantung dengan tali tambang yang diikatkan di jerjak lubang angin dalam kamar dan sudah tak bernyawa. 

Peristiwa itu lalu dilaporkan ke kepala dusun, kemudian diteruskan ke Polsek Sipispis. Selanjutnya, Polsek Sipispis menyampaikan laporan penemuan mayat pria gantung diri ini ke Polres Tebingtinggi.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya peristiwa korban tewas gantung diri bernama Sudirman. Namun mengenai motifnya, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Mengenai motifnya dugaan bunuh diri ini masih dalam penyelidikan. Saat ini jenazah korban dibawa ke RSU Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi guna dilakukan Visum Et Revertum (VER) mayat,"kata AKP Agus.(ar)

Komentar Anda

Terkini