-->

Pabrik Tahu di Asahan Meledak, 7 Pekerja Luka dan 7 Rumah Rusak

Selasa, 02 Agustus 2022 / 20.24

Pabrik tahu di Asahan meledak mengakibatkann7 orang luka.(f-ist)

ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Mesin Ketel uap Pabrik Tahu di Desa Bunut Seberang, Asahan meledak. Ledakan tersebut mengakibatkan 7 pekerja terluka dan 7 rumah warga rusak, Selasa (2/8/2022).

Informasi dihimpun, ledakan diduga berasal dari mesin ketel uap Pabrik Tahu di Dusun V Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

"Kejadiannya sekitar jam 8 pagi ini. Ledakannya itu satu kali, suaranya keras waktu kejadian meledak itu seng-seng batu sampai terbang," kata Supardi, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Menurut keterangan warga, pabrik tahu tersebut sudah beroperasi selama lebih dari 30 tahun dan diperkirakan mempekerjakan 20 orang pekerja pria dan wanita.Salah seorang pekerja pabrik bernama Yudi menyebut ledakan tersebut terjadi saat rekan rekannya baru masuk ke pabrik dan akan memulai pekerjaan. Sumber ledakan diduga berasal dari sebuah mesin ketel uap berukuran besar di dalam pabrik.

"Yang meledak mesin ketel uap. Posisinya memang belum semua pekerja yang datang, kita masih siap siap mau kerja," kata dia.

Yudi juga menyebut ada sebanyak tujuh orang rekannya yang dilarikan ke rumah sakit atas kejadian tersebut. Ledakan itu, selain menghancurkan seluruh isi pabrik juga merusak tujuh rumah warga di sekitar lokasi.

"Kalau laporan yang kami himpun tujuh rumah yang rusak, terdiri dari enam rumah rusak ringan satu rumah rusak berat," kata Dinar, Kepala Dusun V Desa Bunut Seberang.

Dinar menyebut selain menghancurkan seluruh isi pabrik tujuh orang pekerja juga menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit pasca ledakan.

Korban yang dibawa ke rumah sakit dan mengalami luka adalah Rian (25), Nurhayati (26), Ramadi (22), Khaidir (24), Bagus (20) dan Zulkarnain (23). Adapun seorang lainnya bernama Ida (42) dirawat di rumah.Polisi belum memberikan keterangan apapun terkait kejadian ini. 

Pantauan di lapangan beberapa petugas sudah tampak mengamankan lokasi dengan memasangi garis polisi. (mt/mar)

Komentar Anda

Terkini