Reses III Zulham Efendi, Warga Dapil 2 Keluhkan Soal Sampah, Banjir dan Infrastruktur

Minggu, 27 Juli 2025 / 17.27

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, Zulham Efendi, S.Pd, Mi melaksanakan Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2024–2025 di sejumlah lokasi, Sabtu-Minggu (26-27/7/20250. (ft-ist) 

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Persoalan sampah, infrastruktur dan banjir masih menjadi persoalan yang dikeluhkan warga di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kota Medan yang meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Belawan dan Medan Labuhan. 

Hal ini terungkap dalam Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2024–2025 oleh Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zulham Efendi, S.Pd, Mi, yang dilaksanakan di sejumlah lokasi diantaranya di Jalan  Citarum, GG 12 Belawan II, Medan Belawan, Komplek KPUM Jalan Kapten Rahmat Buddin Lingkungan 13 Terjun, Medan Marelan, Jalan Titi Pahlawan Gg. Pinang Lingk. 3, Medan Marelan dan Jalan Rawe IV Link VI Gg.Pinang, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu-Minggu (26-27/7/2025).

Salah satu warga di Kecamatan Medan Marelan, Setiyani Harahap, mengungkapkan keresahan warga atas kondisi polusi bau sampah yang semakin mengkhawatirkan. Ia menyampaikan bahwa lokasi tempat penampungan sampah kini sudah terlalu dekat dengan pemukiman warga.

“Setiap hari kami mencium bau busuk. Di lingkungan kami ada sekitar 1.200 kepala keluarga yang terdampak. Kami mohon agar lokasi pembuangan sampah ini dipindahkan,” harapnya.

Permasalahan lain datang dari Syariani, warga yang kini tinggal di sekitar Masjid Al Hidayah menceritakan bahwa sejak pertama kali tinggal di kawasan itu pada 2005, belum pernah mengalami banjir. Namun dalam beberapa tahun terakhir, banjir mulai melanda permukiman akibat pendangkalan Sungai Bederah.

“Dulu aman dari banjir. Tapi sekarang, setiap hujan besar pasti air meluap. Kami berharap sungai ini segera dikeruk untuk mengembalikan fungsinya,” katanya.

Keluhan juga disampaikan oleh warga bernama Vida, yang mengeluhkan kondisi Jalan Rahmadbuddin yang penuh lubang dan kerap memicu kecelakaan.

“Banyak lubang besar yang tidak terlihat, apalagi saat hujan. Sudah beberapa kali pengendara jatuh. Jalan ini sangat butuh perbaikan segera,” jelasnya.

Warga juga menyoroti maraknya pembuangan sampah sembarangan, bahkan hingga ke area kuburan di Marelan Pasar 3, dekat SD Muhammadiyah. Tindakan tersebut dinilai sangat tidak bertanggung jawab.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Zulham Efendi menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan membawa permasalahan tersebut ke rapat-rapat dewan dan menyuarakannya kepada pihak eksekutif, khususnya Pemerintah Kota Medan.

“Kami akan terus mengawasi dan mengontrol seluruh program yang dijalankan Pemko Medan, agar benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat. Dengan anggaran yang besar, kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan tepat sasaran dan menyelesaikan masalah di lapangan,” tegasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini