| Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menyerahkan laporan Hasil Reess Ketiga Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 dari Daerah Pemilihan 1 hingga 5 kepada Wali Kota Medan Rico Waas, Senin (25/8/2025). (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Laporan Hasil Reses Ketiga Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 dari Daerah Pemilihan 1 hingga 5, Senin (25/8/2025).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, Hadi Suhendra dan Zulkarnain, dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Sekda Pemko Medan Wiriya Al Rahman serta Sekwan DPRD Medan, Ali Sipahutar.
| Anggota DPRD Medan menghadiri Sidang Paripurna dalam rangka Laporan Hasil Reses Ketiga Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 dari Daerah Pemilihan 1 hingga 5 di Gedung DPRD Medan, Senin (25/8/2025). |
"Kegiatan reses merupakan tugas anggota dewan untuk mendapatkan masukan dan menyerap aspirasi masyarakat yang telah melaksanakan reses ketiga masa persidangan III (tiga) tahun sidang 2024-2025 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 daerah pemilihan 1 s/d 5. Maka rapat paripurna dewan pada hari ini adalah merupakan tugas konstitusional sebagaimana diatur dalam pasal 102 ayat (5) peraturan DPRD Kota Medan Nomor 1 tahun 2025 tentang tata tertib yang menyebutkan ‘’anggota dprd wajib melaporkan hasil pelaksanaan reses kepada pimpinan dprd melalui paripurna,’’ kata Wong saat membuka paripurna laporan reses tersebut.
Diakhir sambutan, Wong mengharapkan Pemerintah Kota Medan dapat menindaklanjuti hasil reses ketiga masa persidangan III (tiga) tahun sidang 2024-2025 Anggota DPRD Kota Medan tahun 2025 daerah pemilihan 1 s/d 5 ini, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
| Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Sekda Wiriya Alrahman menghadiri Sidang Paripurna DPRD Medan dalam rangka Laporan Hasil Reses Ketiga Tahun 2025, Senin (25/8/2025). |
"Semoga dapat segera terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Medan, harapan Kota Medan adalah harapan kita semua,"pungkas Wong.
Rico Waas : Sinergi Pemko dan Legislatif
Wali Kota Medan Rico Waas dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan reses merupakan salah satu fungsi dewan dalam rangka membangun komunikasi pembangunan secara timbal balik guna mengharmonisasikan arah kebijakan dan program pembangunan kota dengan menjaring aspirasi masyarakat.
![]() |
| Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam Rapat Paripurna DPRD Medan, Senin (25/8/2025). |
"Reses sebagai bentuk tanggung jawab dan pengabdian anggota DPRD dalam menjawab tuntutan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat," kata Rico Waas.
Dia mengharapkan seluruh pemangku kepentingan kota untuk dapat bersama-sama berpartisipasi sekaligus bersinergi dalam meningkatkan komitmen pembangunan kota sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah-tengah masyarakat.
"Maka dari itu, saya meminta kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan agar benar-benar memerhatikan dan memberikan tindakan yang lebih konkret terhadap hasil reses anggota dewan yang terhormat dalam bentuk saran maupun dalam bentuk masukan untuk mengatasi permasalahan dan tantangan kota sekaligus perwujudan dari kebutuhan nyata masyarakat Kota Medan," kata Rico Waas.
Dapil 1 : Penyaluran Bantuan Sosial Belum Merata
Penyaluran bantuan sosial (bansos) di daerah pemilihan (Dapil) I Kota Medan belum merata. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Medan Dapil I yang meliputi Kecamatan Medan Baru, Petisah, Barat dan Kecamatan Medan Helvetia diwakili oleh Lily MBA MH.
| Anggota DPRD Medan Lily MBA MH menyampaikan laporan reses Dapil I. |
Lebih lanjut diungkapkannya, dampak ekonomi yang hampir di seluruh sektor, dinamika kehidupan sosial, kebutuhan infrastruktur dan penyalahgunaan narkoba, merupakan persoalan - persoalan yang menjadi keluhan dan aspirasi masyarakat di Dapil I. Karenanya, aspirasi ini diharapkan menjadi masukan bagi pembuatan kebijakan publik di masa mendatang.
Dikatakannya, anggota DPRD Kota Medan dalam melaksanakan fungsi pengawasan, juga telah mengamati dan mendengar aspirasi langsung berkaitan dengan masalah-masalah yang dihadapi di masyarakat. Misalnya di antaranya, persoalan bantuan sosial yang belum merata penyalurannya, pelayanan publik yang masih belum prima dan program kerja OPD yang tidak tepat sasaran.
Menurutnya, landasan hukum pelaksanaan reses ini adalah UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 18/2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD dan Peraturan Pemerintah Nomor 12/2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD.
Kemudian Peraturan Mendagri Nomor 86/2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Perda Kota Medan Nomor 10/2024 Tentang APBD TA 2025 dan Peraturan DPRD Kota Medan Nomor 1/2025 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan DPRD Kota Medan Nomor 1/2018 tentang Tata Tertib.
"Tujuan dan sasaran reses untuk mengimplementasikan fungsi dan kinerja anggota DPRD yang dikenal dengan Tri Fungsi Dewan, legislasi, penganggaran dan pengawasan. Dan untuk menampung serta menyerap aspirasi masyarakat. Sekaligus juga memonitor pelaksanaan pembangunan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituan di daerah pemilihan," tandasnya.
"Kami berharap semoga penyampaian hasil reses ini dapat menjadi masukan sekaligus bahan evaluasi memperbaiki kinerja dan pelayanan di Pemerintahan Kota Medan untuk mewujudkan visi dan misi Kota Medan," ujarnya.
Dapil 2 : Perbaikan Jalan, Drainase dan Bansos Lansia
Sementara untuk Daerah Pemilihan II yang meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Belawan, berdasarkan laporan reses anggota dewan, masalah infrastruktur dan bantuan sosial masih mendominasi aspirasi warga.
| Anggota DPRD Medan Margareth MS menyampaikan laporan hasil reses ketiga dari Dapil II. |
Mewakili dewan Dapil II, Margareth MS menyampaikan perlunya perbaikan jalan di Jalan Yos Sudarso dan kawasan Marelan. "Diharapkan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan dan drainase," ujar Margareth.
Adapun untuk perbaikan drainase yang tidak berfungsi diantaranya Jalan Pringgan Lor. Kenari Lingk. 08 Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Jl. Titi Pahlawan Gg. Pringgan Ling IX Kota cina depan SD Negeri 06726, Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Marelan Gg. Pendidikan Lingk 03 Tanah 600, Jl Marelan Raya Gg Persatuan Lk I, Lingkungan 16 Pasar 6 Andan Sari Marelan, Gg. Pringgan Lk 8 Paya Pasir Kec. Medan Marelan, perbaikan pintu air di lingkungan 01, Palu Nibung karena kerap banjir rob.
Selain itu juga, diminta memasang lampu jalan dan lampu gang di Kelurahan Terjun, Kec. Medan Marelan dan Kel. Tangkahan, Kec. Medan Labuhan. Penerangan lampu di Lokasi tanah wakaf lingkungan 15, pemasangan lampu jalan lorong sekolah, jalan young Panah hijau, Kelurahan Labuhan deli, kecamatan Marelan dan pemasangan tiang lampu sepanjang jalan taman deli di depan gereja HKBP, GKPI, BNKP dan HKI Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan.
| Anggota DPRD Medan bersama Organisasi Perangkat Daerah menghadiri Rapat Paripurna DPRD Medan dalam agenda Laporan Reses III TA 2025 dari Dapil 1 hingga Dapil V, Senin (25/8/2025). |
Kepada Dinas Sosial, Margareth menyampaikan aspirasi masyarakat di Kel. Besar, Kec. Medan Labuhan terkait bantuan beras 20 kg tidak tepat sasaran. Masyarakat juga menyoalkan bantuan lansia yang tidak diperoleh, padahal data sudah masuk DTKS. Warga di Lingkungan XVII Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan yang anaknya seorang Disabilitas namun tidak pernah mendapatkan bantuan sosial. Warga di Lingkungan XXI Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan yang sudah berusia 63 tahun, namun tidak pernah mendapatkan Bantuan Sosial Lansia dan masih banyak lagi masyarakat yang mengeluhkan tidak memperoleh bantuan sosial.
"Untuk itu mohon dilakukan evaluasi dan pengecekan terhadap warga lanjut usia yang belum mendapatkan bantuan sosial apapun," ujarnya.
Disamping itu, dewan juga menerima banyak aduan tentang pembagian sembako dan bahan pokok seperti beras dan bantuan PKH yang belum merata mohon kepada dinas sosial untuk dapat menindak lanjuti.
Di kesempatan itu, disampaikan juga masih banyak warga di Kel. Besar, Kec. Medan Labuhan dan Kel. Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan belum tersentuh / menikmati air PAM dari PDAM sementara pipa besar berada didepan rumah.
Perihal penyaluran air bersih di Gang Mangga, Gang Nangka dan gang Durian Lingkungan II Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang mana pipa besar sudah terpasang dan pipa pendistribusian sudah ada namun belum bisa dipakai oleh masyarakat.
Warga meminta penjagaan keamanan atau patroli di sekitaran jalan Kel. Besar, Kec. Medan Labuhan dan Kel. Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan agar masyarakat merasa aman saat pulang kerja dan melakukan aktifitas malam hari.
"Dari aspirasi yang berkembang dalam pertemuan Reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 TA. 2025 agar dinas Sosial dapat memberi bantuan kepada yang benar-benar membutuhkan, seperti yang diharapkan masyarakat Kota Medan," pungkasnya.
Adapun dewan dapil II terdiri dari: Hadi Suhendra, Margaret MS, Zulham Efendi,S.Pd,M.I, Tia Ayu Anggraini,S.Kom.M.H, Saipul Bahri, S.E, Drs.H.Muslim.,M.A.P, HT.Bahrumsyah,S.H.,M.H, Jansen Simbolon dan Hj. Roma Uli Silalahi,S.ST.,M.Km.
Dapil III : Infrastruktur, LPJU Hingga Kebutuhan Air Bersih
Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Datuk Iskandar Muda A.Md, menyampaikan Laporan Reses III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (25/8/2025).
| Anggota DPRD Medan Datuk Iskandar Muda menyampaikan laporan hasil Reses Ketiga dari Dapil III. |
Dalam penyampaiannya, Datuk Iskandar Muda menegaskan bahwa hasil reses merupakan sarana penting dalam menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Timur, dan Medan Deli.
“Kami berharap semoga penyampaian hasil reses ini dapat menjadi masukan sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja dan pelayanan di Pemerintah Kota Medan, demi terwujudnya visi dan misi Kota Medan,” ucapnya di hadapan pimpinan sidang dan anggota dewan lainnya.
Dalam laporan reses yang disampaikannya, aspirasi masyarakat mayoritas terkait dengan infrastruktur dasar, seperti perbaikan jalan, pengaspalan, pengecoran, hingga pembangunan drainase.
Sejumlah warga mengeluhkan jalan rusak dan berlubang, baik di kawasan Medan Perjuangan, Medan Timur, Medan Tembung maupun Medan Deli. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan risiko kecelakaan, terlebih saat musim hujan.
Selain itu, masalah banjir akibat drainase yang tersumbat atau belum tersedia menjadi keluhan utama masyarakat. Hampir di setiap titik reses, warga meminta agar Dinas SDABMBK segera melakukan normalisasi, pengorekan, maupun pembangunan drainase baru.
Permasalahan air bersih juga mencuat. Sejumlah warga di kawasan Medan Timur dan Medan Tembung menyampaikan keluhan tentang distribusi air PDAM yang kecil bahkan sering mati, sehingga kebutuhan dasar rumah tangga kerap terganggu.
Tak hanya itu, warga juga meminta perhatian pemerintah untuk menambah dan memperbaiki lampu penerangan jalan di sejumlah lokasi yang gelap. Minimnya penerangan dianggap meningkatkan risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.
Dalam laporannya, Iskandar Muda juga menyampaikan berbagai aspirasi yang datang langsung dari masyarakat, mulai dari tokoh warga, ibu rumah tangga, hingga pelaku usaha kecil. Mayoritas berharap agar Pemerintah Kota Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat lebih responsif dan segera menindaklanjuti permasalahan yang sudah lama dirasakan masyarakat.
“Berbagai aspirasi ini kami sampaikan kepada Wali Kota Medan melalui OPD terkait, dengan harapan dapat segera ditindaklanjuti. Masalah drainase, banjir, jalan rusak, hingga distribusi air bersih adalah persoalan nyata yang dihadapi warga di lapangan,” tegas Datuk Iskandar.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar yang merata menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh sebab itu, DPRD Medan berharap Pemerintah Kota dapat mempercepat realisasi program perbaikan jalan, drainase, dan sarana publik lainnya sesuai aspirasi warga.
“Reses adalah amanah rakyat. Maka kami sebagai wakil rakyat berkewajiban menyampaikannya dalam forum resmi ini, agar dapat menjadi perhatian serius pemerintah kota,” pungkasnya.
Dapil IV : Air PAM Sering Mati dan Drainase Butuh Perbaikan
Pada laporan hasil Reses III Tahun Anggaran 2025 untuk Daerah Pemilihan IV yang meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Denai dan Medan Kota, diketahui persoalan yang dominan dialami warga terkait seringnya air pdam mati.
| Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong menyampaikan hasil reses dapil IV dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan Laporan Reses III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025, Senin (25/8/2025). |
Hal ini disampaikan Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong, S.H mewakili dewan dari dapil IV dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan Laporan Reses III Masa Sidang III Tahun Anggaran 2025, Senin (25/8/2025).
Dodi menyebutkan di seputaran Jl. Jermal 15 Gg. Harapan Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai kondisi air keruh, bercampur tanah dan sering mati. Kondisi sama juga terjadi di Jl. Denai Gg. Rahmat Tuba III Tegal Sari Mandala II, Jalan Bromo, Kemiri II, Kemiri III Simpang Limun, Medan Area Selatan, Jermal 10, Jermal 12, Tangguk Bongkar, Arif Rahman Hakim, Ismaliyah, Turi dan lainnya.
"Masyarakat meminta untuk kelancaran air bersih yang sering sekali mati atau ketika hidup airnya terlalu kecil dan hidupnya hanya tengah malam saja. Mohon kepada Dirut Perumda Tirtanadi agar segera diperbaiki dan melancarkan untuk mempermudah kebutuhan warga yang ada di sekitaran jalan tersebut," kata Dodi.
Selain itu warga meminta perbaikan drainase di Jl. Kemiri III Simpang Limun Sudirejo II Medan Kota, di Bromo, Keramat Indah Denai, Jalan Seksama, Arif Rahman Hakim, Jermal 12 dan kawasan Medan Denai sekitarnya.
Warga juga meminta penertiban pengangkutan sampah dan pengadaan lahan baru untuk pemakaman di Jl. Kemiri Simpang Limun Kel. Sudirejo II Kec. Medan Kota, karena lahan sudah kelebihan daya tampung dan perbaikan lampu jalan serta pengadaan tiang lampu jalan. ,
"Kepada dinas terkait agar di perbaiki lampu jalan tersebut karena banyak sekali warga yang mengeluh takut terjadinya kecelakaan, pembegalan dan perampokan maka dari itu di mohon agar segera diperbaiki dengan secepatnya," kata Dodi.
Anggota DPRD Kota Medan, Daerah Pemilihan IV, terdiri dari: Agus Setiawan, David Roni Sinaga, S.E, Dr. H. Ade Taufiq, Sp.Og, Hj.Sri Rezeki,A.Md, Fauzi, El Barino Shah, S.H, Afif Abdillah, Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M, Dodi Robert Simangunsong, S.H dan Edi Saputra, S.T.
Dapil V : Terdaftar DTKS, Tapi Tak Dapat Bansos
Dari pelaksanaan Reses-3 Masa Sidang-3 Tahun Sidang 2025 Tahun Anggaran 2025 pada Kegiatan Penyerapan dan Penghimpunan Aspirasi Masyarakat dari Daerah Pemilihan V meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan, disampaikan masalah yang mendominasi masih infrastruktur dan program bantuan dari pemerintah.
| Anggota DPRD Medan Binsar Simarmata menyampaikan laporan hasil Reses Ketiga dari Dapil V. |
Binsar Simarmata, mewakili Anggota DPRD Medan Dapil V menyebutkan, banyak warga mengeluh tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Padahal sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Untuk itu diminta kepada pihak Pemko Medan melalui perangkat terkait untuk melakukan evaluasi.
Disampaikan, banyak lansia di jalan cengkeh yang tidak dapat bantuan. Ada juga yang sudah terdaftar di DTKS, namun tidak mendapat bantuan. Mohon bantuan untuk lansia, PKH dan KIP di Kel. Asam Kumbang Kec. Medan Selayang.
“Mohon bantuan sembako untuk warga tidak mampu di Kelurahan Asam Kumbang Kec. Medan Selayang. Mohon bantuan untuk PKH karena salah satu warga sudah terdaftar di DTKS tapi tidak pernah mendapatkan bansos tersebut di Jl. Bunga Rampai 2, Gg. Ncole,” kata Binsar.
Warga yang menyoalkan bansos maupun PKH diantaranya di Jalan Kapas 10, Bunga Rampai Smalingkar B, Jl. Kemenyan 2, Jl. Pemda GG. Haleluya, bansos lansia di Jl. Pales 8 dan Pinus 1.
Bantuan lansia Kepada Ibu Safriana, di jalan Pacar No 15 J Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun. Bantuan Keluarga Harapan Kepada Ibu Nuraimah di jalan Pacar No. 12 F Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun. Bantuan Keluarga Harapan Kepada Ibu Fauziah di jalan Pacar No. 8 Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun. Bantuan Lansia Kepada Bapak Eddy Subroto di jalan Teratai Pasiran No. 15 Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun
“Mohon dilakukan evaluasi dan pengecekan terhadap warga Jl. Brigjend Katamso, Gg. Masjid Kel. Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun masih banyak warga usia lanjut usia belum mendapatkan bantuan sosial apapun (PKH, DLLl). Mohon dilakukan evaluasi dan pengecekan terhadap warga Jl. Brigjend Katamso, Gg. Amir Kel. Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun ada warga sepasang suami istri usia lanjut tanpa penghasilan, dan sudah sakit, belum pernah mendapatkan bantuan sosial apapun (PKH, DLLl).
Mohon dilakukan evaluasi dan pengecekan terhadap warga Jl. Ir. H. Juanda, Gg. Usaha 1 Kel. Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun ada warga sepasang usia lanjut tanpa penghasilan, dan sudah sakit, belum pernah mendapatkan bantuan sosial apapun (PKH, DLLl),’’ demikian disampaikan Binsar aspirasi dari masyarakat.
Sebelumnya juga disampaikan permasalahan infrastruktur seperti jalan dan drainase yang butuh perbaikan segera karena mengakibatkan banjir dan menimbulkan kerawanan bagi pengendara yang melintas.
Seperti di Jl. Bunga Raya, Bunga Asoka, Gang Karoja Asam Kumbang Kec. Medan Selayang dan Jalan Kemenyan yang butuh perbaikan dan pengorekan drainase.
Masyarakat juga meminta perbaikan jalan rusak di Jl. Multatuli Lk.III Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun, perbaikan jembatan diJl. Karya bersama Kel. Polonia Kec. Medan Polonia, perbaikan jalan Lingkungan/pengaspalan jalan serta perbaikan sistem drainase lingkungan yang mengakibatkan banjir di jalan Mustafa Kel. Pangkalan Mansyur Kec. Medan Johor.
“Mohon dilakukan tindakan dan pencegahan dan penindakan di wilayah Gg. Mesjid, Jl. Brigjend Katamso, Kel. kampung Baru, Kec. Medan Maimun,, karena warga sudah banyak yang mengeluh maraknya pengguna narkoba di lingkungan tersebut telah menimbulkan keresahan bagi warga,” kata Binsar.
Untuk diketahui, Anggota DPRD Kota Medan Daerah Pemilihan V, terdiri dari: Johannes Hutagalung, A.Md.Par.S.Sos, Jusup Ginting Suka, H.Kasman Bin Marasakti Lubis,LC.,M.A, Syaiful Ramadhan, Salomo Tabah Ronal Pardede, S.E.,M.M, Rommi Van Boy, Dr. Dimas Sofani Lubis, Muhammad Afri Rizki Lubis,S.M.,M.I.P, Henry Jhon Hutagalung, S.E, S.H, M.H, H.Iswanda Ramli,S.E, Eko Afrianta dan Binsar Simarmata, S.S., M.M. (maria)
