Tragedi Longsor Sembahe: 5 Orang Tewas Tertimbun di Jalur Medan–Berastagi

Rabu, 08 April 2026 / 22.18

Petugas mengevakuasi lokasi pasca longsor yang melanda Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Selasa malam (7/4/2028). (ft-ist)

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Bencana tanah longsor melanda Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Selasa (7/4/2026) malam. Peristiwa tragis ini merenggut lima nyawa, sementara satu orang lainnya dilaporkan selamat.

Kronologi Kejadian

Longsor dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang disertai angin kencang sejak Selasa sore. Sekitar pukul 21.00 WIB, saat cuaca mencapai puncaknya, material tanah dan bebatuan dari lereng perbukitan runtuh dan menutup badan jalan lintas Medan–Berastagi, tepatnya di area sebelum jembatan Sembahe.

Camat Sibolangit, Muhammad Arif Budiman, mengonfirmasi bahwa material longsor menimbun kendaraan serta warga yang sedang melintas. "Kejadian berlangsung sangat cepat saat hujan lebat. Material dari lereng langsung menimbun lokasi," jelasnya.

Data Korban

Dari total enam orang yang terdampak, lima orang dinyatakan meninggal dunia setelah tertimbun material. Berikut identitas korban tewas:

- Gobal Sembiring (39)

- Riski Sembiring (14)

- Boy Simorangkir (51)

- Rosmawati br Ginting (49)

- Jamilah br Ginting (48)

Satu korban selamat, Sehat br Tarigan (65), saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RS Pancurbatu.

Evakuasi dan Kondisi Jalur

Proses evakuasi yang melibatkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas Medan, TNI, Polri, dan relawan sempat terkendala medan yang sulit dan cuaca buruk. Pencarian dilakukan secara manual sejak Selasa malam, hingga akhirnya alat berat didatangkan pada Rabu (8/4/2026) pagi untuk mempercepat pembersihan.

"Seluruh korban telah berhasil dievakuasi pagi ini setelah upaya intensif sepanjang malam," ujar salah satu petugas di lapangan.

Akibat kejadian ini, jalur vital yang menghubungkan Kota Medan dengan dataran tinggi Karo sempat lumpuh total. Saat ini, petugas masih berupaya membersihkan sisa material agar akses transportasi kembali normal. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Sumatera Utara diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (ton/mar)

Komentar Anda

Terkini