Antisipasi Paham Radikal, Hj Sri Rezeki Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 / 10.02

Anggota DPRD Medan Fraksi Hj Sri Rezeki menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pada Sabtu hingga Minggu (30-31/5/2026). (Foto : Istimewa 
Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan diselenggarakan Anggota DPRD Medan Fraksi PKS Hj Sri Rezeki di Jalan Tuba IV, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (30/5/2026). (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Fraksi PKS, Hj. Sri Rezeki, menggelar pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pada Sabtu hingga Minggu (30-31/5/2026). Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Jalan Tuba IV, Kecamatan Medan Denai, dan Jalan Kerang, Kecamatan Medan Amplas.

Dalam pemaparannya di Jalan Tuba IV, Sri Rezeki menjelaskan bahwa sosialisasi wawasan kebangsaan merupakan agenda resmi DPRD Medan di luar masa reses dan sosialisasi rancangan peraturan daerah. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan sangat krusial bagi generasi muda saat ini agar tidak mudah terpapar paham radikal maupun pemikiran yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.

Ratusan warga menghadiri kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Anggota DPRD Medan Fraksi PKS Hj Sri Rezeki. (ft-ist)

"Keberagaman kita di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara yang terdiri dari berbagai suku, adalah sebuah kekayaan. Kita harus menjunjung tinggi semangat mufakat dan menanamkan profil Pancasila dalam diri. Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, harus menjadi tuntunan kita ke jalan yang baik," ujar legislator dari Dapil IV yang meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Amplas, Medan Area, dan Medan Kota tersebut.

Sri juga menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Ia mengajak para pemuda untuk membangun pola pikir yang terbuka, toleran, dan kompetitif tanpa harus merasa rendah diri karena latar belakang keluarga.

Respons dan Keluhan Warga

Sosialisasi ini mendapat respons emosional dari warga yang hadir. Seorang peserta bernama Rafika tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan keprihatinannya terhadap perilaku oknum pejabat saat ini. Ia menilai banyak kebijakan yang dikeluarkan tidak berpihak dan kurang memedulikan kondisi masyarakat kecil.

Sementara itu, warga lainnya, Afti, mengeluhkan maraknya kasus narkoba dan aksi begal di lingkungan mereka yang memicu ketakutan para orang tua akan masa depan anak-anak mereka. Di sisi lain, Rahma, warga Denai, mempertanyakan alasan di balik anggapan bahwa generasi Z (Gen Z) saat ini banyak yang tidak hafal dan tidak memahami Pancasila.

Solusi Berbasis Keteladanan dan Pendekatan Keluarga

Merespons keluhan warga, Sri Rezeki menekankan bahwa permasalahan sosial seperti judi, narkoba, dan kriminalitas tidak bisa diselesaikan sendiri, melainkan butuh kerja sama lintas sektor. Ia mengingatkan bahwa benteng utama pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pemberian kasih sayang, pendidikan agama, dan penanaman adab.

Sri mencontohkan kasus tragis seorang anak berusia 12 tahun yang membunuh ibunya di Sunggal beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil penyelidikan, tindakan nekat tersebut dipicu oleh akumulasi kemarahan anak karena sang ibu kerap berlaku kasar dan mengancam saat menegur.

"Doa orang tua itu tembus ke langit. Jika marah, jangan mengumpat atau mengeluarkan kata-kata buruk. Tetaplah berkata baik dan beri contoh yang nyata agar perilaku anak-anak kita di luar rumah juga ikut baik," imbaunya.

Menutup kegiatannya, Sri mengulas kritis mengenai penurunan pemahaman Pancasila di kalangan Gen Z. Ia menilai fenomena tersebut bukan karena mereka sepenuhnya melupakan Pancasila, melainkan akibat minimnya keteladanan dari tokoh publik dan pejabat. 

Selain itu, metode sosialisasi yang selama ini hanya mengandalkan slogan atau upacara seremonial dinilai gagal menyentuh pola pikir digital yang dimiliki oleh Gen Z saat ini. 

Untuk diketahui, kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini juga dilaksanakan Anggota DPRD Medan Hj Sri Rezeki di Jalan Kerang, Kecamatan Medan Amplas, pada Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga dan kontituen. (mar)

Komentar Anda

Terkini