Laka Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi: Bus Halmahera Terguling, 4 Orang Tewas

Selasa, 12 Mei 2026 / 08.56

Bus Halmahera terguling di ruas jalan tol kawasan Serdang Bedagei. (ft-ist)

SERGAI, KLIKMETRO.COM – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Jasa Marga Kualanamu–Tebing Tinggi (JMKT), tepatnya di KM 63.200, Dusun I, Desa Sei Jenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. 

Insiden ini melibatkan Bus Halmahera bernomor polisi BK 7347 UA dan sebuah mobil pickup pengangkut ayam broiler BK 8053 EG. Akibat peristiwa nahas tersebut, empat penumpang Bus Halmahera dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Para korban terdiri dari tiga orang wanita dan satu laki-laki yang diidentifikasi sebagai kernet bus.

Personel PJR Satlantas Polres Sergai, Bripka Rendi Sinaga, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil pickup melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Diduga, pengemudi pickup kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas jalan tol dan terguling di tengah badan jalan.

"Dari arah belakang, datang Bus Halmahera rute Pekanbaru–Medan. Sopir bus berusaha menghindari pickup dengan membanting setir ke kiri, namun bus justru keluar jalur tol dan terguling," ujar Rendi saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Benturan keras tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka berat dan ringan. Para korban luka segera dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat, termasuk RS Sari Mutiara, Rumah Sakit Umum (RSU) setempat, dan RS Grand Medistra Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Berdasarkan data manifest, Bus Halmahera mengangkut 12 penumpang dari Pekanbaru, namun terdapat tambahan satu penumpang di tengah perjalanan, sehingga total penumpang menjadi 13 orang. Sementara itu, keberadaan sopir bus masih misterius.

"Sopir bus saat ini belum berada di lokasi dan masih dalam proses pencarian," tambah Rendi.

Kasatlantas Polres Sergai, AKP Gokma W. Silitonga, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

"Iya benar, saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan," tegas AKP Gokma. (hrp)

Komentar Anda

Terkini