Di Reses Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala, Warga Pertanyakan Bansos untuk Lansia

Minggu, 26 Juli 2026 / 09.35

Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Rajudin Sagala melaksanakan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 Tahun Anggaran 2026, Sabtu (25/7/2026). (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Persoalan bantuan sosial (bansos) khusunya bagi lanjut usia (lansia) menjadi salah satu aspirasi yang paling mengemuka disampaikan warga dalam kegiatan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 Tahun Anggaran 2026, Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Rajudin Sagala, S.Pd.I yang dilaksanakan di sejumlah tempat diantaranya di Jalan Karya Mesjid No 19, Kel. Sei Agul, Kec. Medan Barat, Jalan Sei Bekala, Kel. Babura. Medan Baru, Jalan Iskandar Muda Baru No 10 Kel.Seputih 2 Kec. Medan Petisah, Jalan Setia Luhur, Kelurahan dwikora Medan Helvetia , Jalan Klambir V GG Abidin Kel. T Gusta Kec. Medan Helvetia Kota Medan, Sabtu (24/07/2026).

Seorang warga bernama Aminah mempertanyakan kriteria penerima bansos khusus bagi lansia. Ia mengaku masih banyak lansia yang layak menerima bantuan, namun justru tidak lagi terdaftar sebagai penerima manfaat.

"Masih banyak lansia yang tidak mendapatkan bantuan. Bahkan ada yang sebelumnya menerima, tetapi kemudian namanya dihapus dari daftar penerima," ungkap Aminah.

Menanggapi hal tersebut, Rajudin Sagala menjelaskan bahwa penyaluran bansos memiliki mekanisme dan kewenangan yang berbeda. Untuk bansos yang bersumber dari APBD Kota Medan, jumlah penerima masih sangat terbatas. Sementara bansos dari APBN menggunakan sistem pendataan berdasarkan desil sebagai acuan penetapan penerima manfaat.

Rajudin juga menyoroti masih adanya dugaan penyalahgunaan data penerima bansos oleh oknum tertentu. Menurutnya, praktik tersebut harus menjadi perhatian agar bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak.

"Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan program bansos dengan memasukkan anggota keluarganya sebagai penerima manfaat, sementara masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan," tegasnya.

Selain persoalan bansos, salah seorang warga, Hardonis menyampaikan keluhan terkait kondisi drainase atau riol di kawasan Jalan Sei Bekala yang rusak dan menyebabkan banjir saat hujan turun. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar persoalan tersebut tidak terus berulang.

Menanggapi aspirasi itu, Rajudin menyatakan akan menindaklanjuti usulan warga kepada instansi terkait agar kerusakan drainase dapat segera ditangani.

Pada kesempatan yang sama, Rajudin juga menjawab pertanyaan warga mengenai pelayanan kesehatan, khususnya terkait lamanya pasien menjalani opname di rumah sakit. 

"Durasi rawat inap sepenuhnya bergantung pada hasil observasi dan pertimbangan medis dari dokter yang menangani pasien, " pungkasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini