Gitar Legendaris Sipoholon Unjuk Gigi di PRSU ke-50, Kini Tembus Pasar Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 / 09.50

Gitar Sipoholon dipamerkan di Paviliun Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Taput pada event PRSU ke 50. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Alat musik legendaris asal Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Gitar Sipoholon, kembali mencuri perhatian publik. Setelah sempat berjaya di era 1980-an, instrumen musik petik buatan lokal ini kini sukses menembus pasar nasional dengan kualitas yang tidak kalah saing dari produk luar negeri.

Ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 menjadi panggung pembuktian bagi eksistensi gitar ini. Di Paviliun Pemkab Taput, sejumlah koleksi Gitar Sipoholon dipamerkan dan berhasil menarik minat para pengunjung serta pencinta musik.

"Produk gitar Sipoholon yang ditampilkan di arena PRSU ke-50 ini asli buatan tangan (handmade) Petrus Hutagalung, putra daerah Sipoholon. Mereknya pun melekat langsung di badan gitar," ujar Raiza Purba (24), penjaga Paviliun Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Taput, Jumat (17/7/2026).

Raiza menjelaskan bahwa Sipoholon merupakan sebuah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Tarutung. Sejak dahulu, wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan gitar dengan mutu tinggi.

Meski diproduksi secara manual dan tradisional, kualitas suara dan desain estetis Gitar Sipoholon diakui sangat kompetitif. Saat ini, sang perajin mampu menjaga produktivitas dengan menghasilkan sekitar 2 unit gitar per minggu.

Seiring perkembangan tren musik, varian yang ditawarkan juga makin beragam. Selain model akustik konvensional, kini telah tersedia versi gitar listrik untuk memenuhi kebutuhan musisi modern.

"Harganya bervariasi, mulai dari Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta atau lebih, tergantung spesifikasi. Karena mutunya yang terjaga, desain gitar ini sudah banyak diminati oleh pemain musik daerah maupun nasional, dan pemasarannya pun sudah menjangkau skala nasional," pungkas Raiza.(red)

Komentar Anda

Terkini