![]() |
| Kondisi korban saat mendapat perawatan medis di rumah sakit (foto kiri), pelaku diikat ke tiang oleh warga sebelum petugas kepolisian datang untuk mengamankannya (foto kanan). (foto ; istimewa) |
DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Sebuah insiden berdarah yang memilukan terjadi di Dusun II Desa Naga Rejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (24/7/2026) sore. Seorang ibu bernama Supini (50) nyaris merenggang nyawa setelah ditikam menggunakan pisau oleh anak kandungnya sendiri, Fauzi (20).
Peristiwa tragis ini bermula ketika pelaku terlibat cekcok mulut yang sengit dengan abang kandungnya. Melihat kedua putranya bertengkar, Supini datang dengan niat baik untuk melerai dan menenangkan suasana.
Namun naas, pelaku yang diduga mengidap gangguan jiwa tersebut mendadak gelap mata. Fauzi langsung mencabut sebilah pisau dan menghujamkannya tepat ke arah pelipis wajah sang ibu hingga korban bersimbah darah dan ambruk di lokasi kejadian.
Mendengar jeritan histeris korban, warga sekitar langsung berhamburan ke lokasi. Emosi warga yang tak terbendung melihat aksi brutal pelaku membuat massa mengepung dan menghajar Fauzi hingga babak belur.
Guna menghindari pelaku melarikan diri atau kembali mengamuk, warga kemudian mengikat tubuh pelaku di sebuah tiang listrik.
"Awalnya dia bertengkar sama abangnya. Ibunya datang mau melerai, eh malah ibunya yang ditikam pakai pisau, kena pelipisnya. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Pelaku tadi sempat dihajar massa dan diikat warga di tiang listrik sebelum polisi datang," ujar salah seorang warga setempat.
Kapolsek Galang, AKP Dodi Martha, membenarkan adanya insiden yang menggemparkan warga tersebut. Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan TKP dan kini telah melimpahkan kasus tersebut ke tingkat polres.
"Benar, ada kejadian tersebut. Pelaku sudah diamankan dan proses hukumnya kini resmi kita serahkan ke Unit PPA Polresta Deli Serdang," tegas AKP Dodi Martha pada Sabtu (25/7/2026).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif utama di balik pertengkaran tersebut serta memeriksa kondisi kejiwaan pelaku. Sementara itu, korban Supini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka tikaman serius di wajahnya. (red)
