Manggis Lumut Tapteng Jadi Primadona di PRSU ke 50, Sukses Tembus Pasar Ekspor

Minggu, 26 Juli 2026 / 19.31

Petugas Paviliun Tapteng di PRSU ke 50 memamerkan Manggis Lumut yang tembus pasar ekspor. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Kecamatan Lumut kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu wilayah sentra utama penghasil buah manggis unggulan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatra Utara. Bersama Kecamatan Sibabangun, Lumut memegang peranan krusial dalam menyumbang angka produksi manggis daerah.

Kualitas premium komoditas ini membuatnya terpilih sebagai produk unggulan yang dipamerkan di Paviliun Tapteng pada ajang bergengsi Pekan Raya Sumatra Utara (PRSU) 2026. Kehadiran buah tropis ini sukses menarik perhatian para pengunjung karena mutunya yang dinilai di atas rata-rata.

Petugas Paviliun Tapteng, Boru Turnip, menjelaskan bahwa Manggis Lumut memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari manggis daerah lain. Daging buahnya berwarna putih bersih dengan cita rasa yang manis dan segar.

"Banyak warga yang membudidayakannya karena tanah Lumut yang subur cocok dengan pertumbuhan pohon manggis. Sekali musim panen, produksinya bisa mencapai ribuan kuintal untuk dipasok ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga diekspor ke luar negeri," ujar Turnip saat ditemui kru Media Centre pada Minggu (26/7/2026).

Meski pasar ekspor buah segar sudah berjalan, Turnip menilai nilai ekonomi manggis Lumut masih bisa melonjak drastis jika masyarakat lebih kreatif dalam melakukan hilirisasi produk. 

Ia mencontohkan industri pengolahan di luar negeri yang mampu memanfaatkan seluruh bagian buah.

"Jika warga Lumut lebih kreatif lagi, isi buah manggis sebenarnya bisa dikalengkan seperti di Thailand. Lalu, kulitnya bisa dikeringkan dan ditumbuk halus menjadi obat kapsul yang bernilai jual tinggi," imbuh Turnip.

Langkah inovasi ini dinilai sangat realistis mengingat kulit manggis memiliki kandungan medis yang kaya. Kulit buah ini diketahui mengandung Xanthone, yaitu senyawa polifenol alami yang bertindak sebagai antioksidan kuat.

Kandungan bioaktif tersebut memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, hingga antidiabetes. Karena khasiat inilah, kulit manggis kini sangat populer diburu untuk metode pengobatan tradisional maupun dijadikan bahan baku utama suplemen kesehatan komersial di industri farmasi. (red)

Komentar Anda

Terkini