![]() |
| Barang bukti 5 kg narkoba jenis sabu yang diamankan tim gabungan Polrestabes Medan. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM – Tim gabungan Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru berhasil membongkar gudang penyimpanan narkotika di kawasan Kecamatan Medan Polonia. Dalam operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 5 kilogram sabu yang diduga kuat milik sindikat narkoba jaringan internasional Cina - Malaysia - Indonesia.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan pada 9 Juli 2026 lalu di sebuah rumah yang dijadikan gudang di Jalan Antariksa, Gang Makruf Ujung, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.
Dari lokasi tersebut, petugas meringkus seorang tersangka berinisial EG (45) alias Gondrong. Di dalam rumah tersebut, tim menemukan 5 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat total 5 kilogram.
"Tersangka EG ini merupakan bagian dari sindikat narkoba jaringan Cina - Malaysia - Indonesia. Narkoba ini diduga kuat akan diedarkan di Kota Medan serta beberapa kota lain di sekitarnya," ujar AKBP Rafli Yusuf Nugraha dalam konferensi pers pada Jumat (31/7/2026) siang.
AKBP Rafli menambahkan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras dan join operasi antara Satresnarkoba Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru. Petugas bergerak melakukan penyelidikan intensif selama sepekan terakhir setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Ini merupakan hasil operasi bersama. Kerja keras tim di lapangan akhirnya membuahkan hasil dengan digerebeknya gudang penyimpanan narkoba ini," tegasnya.
Saat ini, tim gabungan masih melakukan pengembangkan di lapangan untuk memburu satu pelaku lain berinisial R. Pelaku R diduga kuat berperan sebagai pemasok utama barang haram tersebut kepada tersangka EG. Petugas memastikan akan terus mengejar R untuk membongkar jaringan ini secara utuh.
"Kami pastikan tim gabungan tetap terus bekerja dan akan meringkus setiap pelaku narkoba, meskipun mereka memiliki beragam cara dalam mengkamuflasekan kegiatannya," pungkas AKBP Rafli. (red)
