Karang Taruna Padang Lawas Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Penerimaan PPPK

Minggu, 09 Agustus 2026 / 21.22

Ilustrasi. (ft-ist)

PADANG LAWAS, KLIKMETRO.COM – Ketua Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas (Palas), Edi Tasosa, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai maraknya aksi penipuan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Imbauan ini menyusul maraknya modus penipuan yang mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Palas, serta oknum yang mengaku dekat dengan Bupati Palas.

Edi menegaskan bahwa informasi rekrutmen yang beredar tersebut adalah tidak benar. Setiap proses seleksi penerimaan PPPK selalu diumumkan secara resmi melalui kanal Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas dan portal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Pemerintah tidak pernah memungut biaya, menjanjikan kelulusan instan, atau meminta data pribadi melalui nomor telepon pribadi. Seluruh proses seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya dilakukan secara transparan melalui situs resmi BKN," kata Edi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, modus penipuan ini dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan membuat akun WhatsApp palsu menggunakan nama dan foto Kepala BKPSDM Palas. Melalui akun tersebut, pelaku menawarkan kelulusan rekrutmen PPPK melalui jalur tidak resmi atau yang kerap disebut “jalur titipan”.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Padang Lawas, Kholil Siregar, mengonfirmasi bahwa pesan yang mengatasnamakan dirinya adalah bentuk penipuan. Ia memastikan tidak pernah mengirim pesan maupun menawarkan kemudahan seleksi PPPK di luar prosedur.

“Kami tegaskan bahwa pesan-pesan tersebut sepenuhnya tidak benar. Tidak ada kebijakan penerimaan ASN melalui jalur khusus seperti yang dijanjikan oleh oknum tersebut,” ujar Kholil dalam keterangan resminya.

Kholil menambahkan, seluruh tahapan administrasi dan seleksi kepegawaian di lingkungan Pemkab Palas dijalankan secara transparan sesuai regulasi yang berlaku tanpa dipungut biaya.

Pemkab Padang Lawas melalui BKPSDM akan terus mengedukasi masyarakat terkait prosedur kepegawaian yang sah guna mencegah jatuhnya korban penipuan ditengah masyarakat. (mar)

Komentar Anda

Terkini