![]() |
| Anggota DPRD Medan Fraksi PKS H. Kasman bin Marasakti Lubis menyelenggarakan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan pada, Minggu (9/8/2026). (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila serta wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Jalan Pipa IV, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, serta Jalan Setia Budi Gang Bunga Kardiol Lingkungan III, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (9/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kasman menekankan pentingnya masyarakat memahami dan mengamalkan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, empat pilar tersebut bukan sekadar materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi landasan penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Empat pilar ini harus terus kita pahami dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila menjadi dasar dalam bersikap, UUD 1945 menjadi landasan konstitusional, NKRI harus kita jaga keutuhannya, dan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan,” ujar Kasman.
Ia mengatakan, pengamalan nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan masyarakat. Sikap saling menghormati, bergotong royong, menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi merupakan bagian dari penerapan nilai kebangsaan.
Kasman juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan suku, agama, ras, maupun latar belakang sebagai alasan untuk terpecah belah. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Jangan sampai perbedaan membuat kita saling menjauh. Justru dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita harus mampu hidup berdampingan, saling menghormati dan menjaga persatuan,” katanya.
Menurut Kasman, pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi. Masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh oleh paham atau informasi yang dapat mengancam persatuan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita jaga dan amalkan. Dengan begitu, persatuan dan keutuhan bangsa dapat tetap terpelihara,” pungkasnya. (mar)
