![]() |
| Komisi II DPRD Medan rapat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Komisi II DPRD Kota Medan mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan untuk membebaskan biaya angkutan umum bagi para pelajar. Program ongkos gratis ini dinilai mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu (prasejahtera).
"Disdik harus segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk menggratiskan ongkos pelajar," ujar anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah, dalam rapat evaluasi triwulan di gedung dewan.
Sebagai langkah awal, Afif meminta agar fasilitas gratis ini diterapkan pada 72 unit bus listrik yang saat ini sudah beroperasi di Kota Medan.
Rute menuju Belawan di kawasan Medan Utara menjadi prioritas utama karena mayoritas warga di daerah tersebut masuk dalam kategori prasejahtera.
Usulan ini dinilai sangat beralasan. Sebab, operasional 72 bus listrik tersebut telah disubsidi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemko Medan sebesar Rp 91 miliar setiap tahunnya. Namun, armada tersebut dinilai masih sepi penumpang.
"Kenapa ini tidak dimanfaatkan? Sementara bus listrik beroperasi selalu kosong dan kurang diminati warga," kata Afif.
Dukungan serupa datang dari anggota Komisi II lainnya, DR Lily MBA. Ia meminta Pemko Medan melalui Dishub, Disdik, dan tim anggaran keuangan untuk menyiasati alokasi dana subsidi tersebut.
Ke depan, Lily juga menyarankan adanya kerja sama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) agar program ini bisa diperluas ke angkutan umum lainnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Modesta Marpaung, yang memimpin rapat tersebut menegaskan bahwa keluhan orang tua siswa mengenai biaya transportasi sekolah harus segera diatasi oleh pemerintah.
Menanggapi desakan dewan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, menyambut baik ide tersebut. Pihaknya berjanji akan segera bergerak melakukan pertemuan dengan instansi terkait.
"Usulan yang bagus, ini akan segera kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan Medan," ucap Barli. (mar)
