Syaiful Ramadhan Harapkan Nilai-Nilai Pancasila Menjadi Perilaku yang Hidup di Masyarakat

Minggu, 27 September 2026 / 16.32

Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Jalan Perjuangan Ujung No. 77C, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (27/9/2026). (istimewa)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dibicarakan dalam berbagai forum, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Pancasila harus dapat dirasakan melalui sikap saling menghormati, kepedulian sosial, keadilan, serta gotong royong di tengah kehidupan warga.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syaiful Ramadhan, dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Jalan Perjuangan Ujung No. 77C, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (27/9/2026).

Menurut Syaiful, Pancasila merupakan pedoman bersama yang harus tercermin dalam perilaku masyarakat maupun dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila tidak hanya dibicarakan, tetapi diukur dari bagaimana nilai-nilainya hadir dalam kehidupan warga,” ujar Syaiful.

Ia mengatakan, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari lingkungan paling dekat, seperti keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga kehidupan bermasyarakat. Sikap menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, membantu sesama dan menyelesaikan persoalan secara musyawarah merupakan bentuk nyata dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Syaiful juga mengingatkan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Medan merupakan kekuatan yang harus terus dirawat. Perbedaan suku, agama, budaya maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi modal untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Wawasan kebangsaan mengajarkan kita bahwa kita boleh berbeda, tetapi tetap memiliki tujuan bersama sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” katanya.

Ia berharap kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak berhenti pada pemahaman secara teori. Nilai-nilai yang disampaikan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana nilai Pancasila itu menjadi perilaku. Ketika masyarakat saling menghormati, bergotong royong, peduli terhadap lingkungan dan memperjuangkan keadilan, di situlah Pancasila benar-benar hidup,” pungkasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini