Dari Keluarga untuk Bangsa, dr Ade Taufiq Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Berlandaskan Pancasila

Minggu, 25 Oktober 2026 / 10.41

Anggota DPRD Medan Fraksi PKS dr. H. Ade Taufiq saat melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Sabtu (24/10/2026). (istimewa)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Pendidikan karakter yang dimulai dari lingkungan keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi bangsa yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan. Keluarga bukan hanya tempat anak tumbuh dan berkembang, tetapi juga sekolah pertama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), dr. H. Ade Taufiq, Sp.OG, dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Jalan Sei Beras, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, serta di Jalan Sisingamangaraja Km 5,5, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (24/10/2026).

dr. Ade Taufiq menekankan, orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. "Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, toleransi, dan sikap saling menghormati perlu ditanamkan melalui pendidikan dan keteladanan dalam keluarga," katanya.

Politisi PKS Dapil 4 ini mengatakan, anak-anak tidak hanya belajar dari nasihat yang disampaikan orang tua, tetapi juga dari perilaku yang mereka saksikan setiap hari. "Karena itu, orang tua harus menjadi contoh nyata dalam menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila, baik dalam kehidupan keluarga maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pendidikan karakter yang kuat menjadi salah satu kunci untuk menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat. "Tanpa fondasi moral yang baik, anak-anak rentan terpengaruh oleh perilaku negatif, intoleransi, perundungan, serta informasi yang dapat memecah belah persatuan," terangnya.

Lebih lanjut, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan sederhana, seperti menghargai perbedaan pendapat, membantu tetangga yang membutuhkan, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan. "Praktik tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila yang dapat dimulai dari keluarga," katanya.

dr. Ade Taufiq juga menilai, keberhasilan pendidikan karakter membutuhkan dukungan bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak, sementara lingkungan pendidikan dan masyarakat harus menciptakan suasana yang mendukung tumbuhnya generasi yang santun, mandiri, dan bertanggung jawab.

"Dengan pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, menghargai keberagaman, serta menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini