Diduga Lecehkan Sejumlah Siswi SD, Guru Agama di Namorambe Diamuk Massa

Rabu, 28 Oktober 2026 / 23.29

Seorang oknum guru agama di salah satu SD negeri Kecamatan Namorambe diamuk massa akibat dugaan pelecehan terhadap murid. (ist)

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Seorang guru laki-laki yang mengajar mata pelajaran Agama di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi sasaran amukan warga, Rabu (28/10/2026).

Guru berinisial J tersebut diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah siswi dengan menyentuh bagian sensitif tubuh korban. Dugaan perbuatan itu memicu kemarahan orang tua siswi dan warga sekitar hingga massa berbondong-bondong mendatangi sekolah.

Situasi di lingkungan sekolah sempat memanas. Guru tersebut dilaporkan menjadi sasaran pemukulan massa hingga mengalami luka-luka.

Beruntung, aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan guru tersebut dari amukan warga. Petugas kemudian berupaya mengevakuasi terduga pelaku dari dalam gedung sekolah menuju mobil kepolisian.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Ratusan warga tampak terus berdatangan dan berusaha mendekati serta mengejar guru tersebut. Petugas pun harus bekerja ekstra untuk mengendalikan situasi dan menghalau massa agar tidak terjadi aksi kekerasan lanjutan.

Berkat kesigapan aparat, terduga pelaku akhirnya berhasil dibawa ke Mapolresta Deli Serdang guna menjalani proses lebih lanjut.

Salah seorang warga menyebut guru tersebut beruntung masih dapat diselamatkan setelah aparat TNI dan kepolisian bergerak cepat mengamankannya dari amukan massa.

Meski demikian, dugaan pelecehan terhadap para siswi tersebut perlu ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum. Pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

Sementara itu, Humas Polresta Deli Serdang, Iptu J.M. Gabe Napitupulu, saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (28/10/2026), mengatakan akan terlebih dahulu mengecek informasi tersebut kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

“Saya tanya ke Reskrim dulu ya,” jawabnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi lebih lanjut mengenai jumlah korban, kronologi lengkap dugaan pelecehan, maupun status hukum guru berinisial J tersebut. (dil/m24)

Komentar Anda

Terkini