![]() |
| Satresnarkoba Polrestabes Medan meringkus dua pemuda yang nekat mengedarkan narkotika jenis rokok elektrik (vape) atau yang populer disebut 'Pod Getar'. (istimewa) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan berhasil meringkus dua pemuda yang nekat mengedarkan narkotika jenis rokok elektrik (vape) atau yang populer disebut 'Pod Getar'. Kedua tersangka berinisial MNT (21), warga Jalan Dipanegara, Medan Baru, dan SAF (21), warga Jalan Bunga Cempaka, Medan Sunggal, diciduk di Jalan Kutilang, Kecamatan Medan Sunggal, pada Selasa (20/10/2026) malam.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, dalam konferensi pers pada Selasa (27/10/2026) siang menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai maraknya aktivitas jual beli narkoba di lokasi tersebut.
Petugas yang melakukan penyelidikan di lapangan mendapati kedua pelaku sedang berada di atas sepeda motor, diduga kuat tengah menunggu calon pembeli.
"Saat kami ringkus, kami menemukan satu buah vape narkoba berwarna orange yang diduga hendak dijual kepada pelanggan," kata Rafli.
Dari hasil pemeriksaan mendalam, terungkap bahwa kedua sahabat ini sudah berulang kali mengedarkan barang haram tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Selain vape, mereka juga mengaku telah lima kali mengedarkan narkotika jenis pil ekstasi.
Dari bisnis ilegal ini, para pelaku meraup keuntungan yang cukup besar. Untuk setiap satu unit vape narkoba yang laku terjual, mereka mendapat keuntungan sebesar Rp100.000. Sementara untuk pil ekstasi, mereka mengantongi keuntungan Rp40.000 per butir.
AKBP Rafli menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini fokus mengejar pemasok utama barang haram tersebut yang identitasnya telah dikantongi, yaitu seorang pria berinisial W. Polrestabes Medan berkomitmen penuh untuk memutus mata rantai jaringan ini.
"Pemasok narkoba berinisial W kami pastikan akan kami ringkus. Ini komitmen kami dalam memberantas narkoba. Tidak akan ada ruang bagi pengedar, dan kasus ini akan kami usut tuntas hingga ke akarnya," pungkas Rafli. (red)
