![]() |
| Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Zulham Efendi. (ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru agama Islam yang mengajar di SD dan SMP negeri di Kota Medan tengah menjadi perhatian serius. Pasalnya, proses pencairan tunjangan tersebut hingga saat ini belum juga dilakukan oleh pihak terkait.
Persoalan ini secara resmi disuarakan oleh Fraksi PKS DPRD Medan di hadapan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Medan, Senin (26/10/2026).
Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Zulham Efendi S.Pd, M.I., mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah pihaknya menerima keluhan langsung dari para guru yang tergabung dalam sebuah wadah tenaga pendidik.
Fraksi PKS menerima aduan dari Forum Komunikasi Pengajar dan Pendidik Islam Sumatera Utara (FKPPISU) mengenai keterlambatan pembayaran tunjangan tersebut, kata Zulham.
Politisi PKS dari daerah pemilihan Medan Utara tersebut menegaskan bahwa guru memiliki peran yang sangat strategis, terutama dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Oleh karena itu, kesejahteraan serta pemenuhan hak-hak mereka sudah sepatutnya menjadi prioritas utama.
Karena itu, pemenuhan hak-hak guru harus menjadi perhatian serius pemerintah, tegasnya.
Menurut Zulham, keterlambatan pencairan tunjangan yang terus berlarut-larut tanpa adanya kejelasan penyelesaian berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi para pendidik. Padahal, para guru tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara penuh di sekolah.
Untuk itu, Fraksi PKS meminta Pemko Medan segera berkoordinasi dengan instansi yang berwenang guna menyelesaikan persoalan tersebut, harapnya.
Di akhir penyampaiannya, Zulham mendesak pemerintah agar memberikan keterbukaan informasi. Pemko Medan diminta segera mengeluarkan pernyataan resmi mengenai status pembayaran saat ini beserta jadwal pasti pencairan TPG kepada para guru agama Islam yang berhak menerimanya. (mar)
