-->

Festival Danau Toba 2019 Sepi Pengunjung, Pedagang 'Menjerit'

Kamis, 12 Desember 2019 / 14.35
Betty Br Situmorang, pedagang pakaian di seputaran Pagoda, Parapat.
MEDAN, KLIKMETRO - Pelaksanaan Festival Danau Toba (FDT) ke-7 yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, sepi pengunjung. Pedagang di seputaran Parapat, khususnya kawasan Pagoda 'menjerit' lantaran dagangan mereka kurang laku.

Padahal kegiatan yang merupakan agenda rutin Dinas Pariwisata Sumut ini digelar selama 4 hari, mulai 9-12 Desember 2019. Amatan media ini hingga hari terakhir, penutupan FDT, Kamis siang (12/12/2019), pengunjung tampak sepi.

"Pelaksanaan Festival Danau Toba bobrok, tidak tepat harinya, sudah hujan, pas natalan, krisis global," ujar pedagang pakaian dan souvenir di seputaran lokasi acara, Betty Br Situmorang (68) pada media ini.

Menurutnya, pelaksanaan even sebesar Festival Danau Toba harusnya digelar pada akhir pekan dan menghadirkan artis ibu kota untuk menarik minat masyarakat hadir

"Bulan tidak penting, harusnya pelaksanaannya, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu. Harus melalui malam minggu, akhir pekan, harus ada artis, itu kesempatan, pengunjung datang menginap, nonton bawa keluarga rame-rame," jelasnya.

FDT, kata dia, hanya sebatas kegiatan seremonial terkesan menghabiskan anggaran. Di sisi lain, ia juga menyoroti penamaan Festival Danau Toba.

"Pikir orang pesta rupanya festival, beda itu. Festival, nyanyi dinilai. Kalau pesta, dari awal sudah pesta, rame biasanya. Harinya Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu," paparnya.

Begitu juga diungkapkan pedagang yang menggunakan stand FDT. Seperti diutarakan Ismail yang mengaku diundang oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumut untuk mengisi stand di areal FDT.

"Sepi bang sejak pembukaan, kami khusus datang dari Medan ke kegiatan ini. Untuk biaya penginapan saja Rp 400.000/malam tidak menutupi," ungkapnya.

"Pembukaan aja yang lumayan ramai. Setelah itu acaranya sepi, acara tari-tarian cuma dua pengunjungnya. Lebih banyak yang menari dari pada menonton," tuturnya. (mar)
Komentar Anda

Terkini