-->

Percepat Ranperwal Karantina Kesehatan, Akhyar Sambangi Kodim 0201/BS

Senin, 27 April 2020 / 22.19
Diskusi penyempurnaan draf Ranperwal terkait karantina kesehatan Covid-19.
MEDAN, KLIKMETRO - Selain Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir SIK MTCP, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi juga menyambangi Dandim 0201/BS Kol Inf Roy Hansen J Sinaga SSos di Makodim 0201/BS, Jalan Pengadilan Medan, Senin (27/4/2020). Selain bersilaturahmi, kedatangan Akhyar bertujuan untuk berdiskusi dan meminta masukan terkait penyempurnaan draf Rancangan Peraturan Wali Kota (Ranperwal) terkait Karantina Kesehatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.

Kedatangan Akhyar turut didampingi Asisten Administrasi Umum Renward Parapat, Kadis Sosial Endar Sutan Lubis, Kabag Tata Pemerintahan Ridho Nasution dan Kabag Umum Andi Syahputra. Dalam pertemuan tersebut, Akhyar menyampaikan beberapa poin yang terkandung dalam Ranperwal sekaligus meminta dukungan Dandim dan seluruh jajaran Kodim 0201/BS demi menyempurnakan Ranperwal sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus yang kini tengah menjangkit dunia tersebut.

Akhyar mengungkapkan, Ranperwal terkait Karantina tersebut berisi sejumlah aturan diantaranya melakukan screening awal bagi warga yang masuk ke Kota Medan. Artinya, akan ada pemeriksaan suhu tubuh bagi setiap warga di pintu masuk Kota Medan. Jika ditemukan sebagai salah satu gejala Covid-19 misalnya suhu badan mencapai 38°, maka akan dilakukan karantina rumah karena sudah masuk dalam kategori orang dalam pengawasan (ODP).

"Selain ODP, karantina rumah akan diberlakukan bagi pelaku perjalanan (PP) dan orang tanpa gejala (OTG). Warga akan diawasi melalui tiga pilar yakni tingkat kecamatan, koramil dan polsek setempat. Artinya, Perwal ini lebih ditujukan sebagai bentuk konkrit penanganan Covid-19. Jadi tidak hanya sekedar himbauan, tapi sudah menjadi regulasi," kata Akhyar.

Masukan dan dukunganpun disampaikan Dandim 0201/BS Kol Inf Roy Hansen J Sinaga. Dalam penyampaiannya, ada beberapa masukan yang diajukan Dandim guna menyempurnakan Ranperwal Karantina tersebut. Di antaranya, kemungkinan adanya sanksi yang diberikan kepada masyarakat jika kedapatan melanggar aturan yang telah ditetapkan. Hal ini guna memberi efek jera bagi masyarakat.

"Jika sudah Perwal artinya sudah ada aturan yang lebih mengikat. Kita juga akan kerahkan seluruh jajaran untuk mensosialisasikan Perwal yang nanti akan diberlakukan hingga sampai ke seluruh warga. Kita berharap, masyarakat dapat memahami, mengetahui dan mengerti sehingga meminimalisir terjadi pelanggaran," bilang Dandim. (rel)

Komentar Anda

Terkini