-->

Viral di Medsos, Sejumlah Remaja Wanita Siksa 2 Temannya di Belawan

Minggu, 14 Maret 2021 / 20.40

Viral vdeo penyiksaan sejumlah remaja wanita terhadap teman sendiri.

BELAWAN, KLIKMETRO.COM - Video penyiksaan terhadap dua remaja wanita dilakukan temannya sendiri viral di media sosial (medsos). 

Berdasarkan tayangan video berdurasi satu menit lebih itu, tampak lokasi penyiksaan terjadi di pinggiran rel kereta api di kawasan Belawan, Kota Medan. Dua remaja wanita menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah remaja wanita yang diduga merupakan teman mereka sendiri. Video perundungan itu menjadi viral dan tersebar di media sosial whatsapp dan facebook, sejak Sabtu (13/3/2021) siang. 

Dalam video tersebut, penyiksaan itu terjadi di persimpangan Jalan Cimanuk pinggiran rel kereta api, Kelurahan Belawan Dua, Kecamatan Medan Belawan.

Persekusi yang dilakukan oleh empat orang gadis terhadap kedua korban berawal saling ejak. Terlihat kedua gadis diantaranya, memakai baju kaos pendek warna merah jambu dan kaos lengan panjang warna abu-abu menjadi penyiksaan oleh teman-temannya.

Para pelaku terus menyiksa kedua korban sambil direkam video hingga mereka tampak tidak berdaya. 

Viralnya video kenakalan remaja itu mendapat hujatan dari masyarakat yang menonton. Nitizen mengutuk perbuatan para pelaku dan meminta agar Polres Pelabuhan Belawan menangkap pelakunya.

Berdasarkan keterangan diperoleh, kedua gadis yang menjadi korban penyiksaan adalah, Dw (16) dan JS (14), keduanya warga Belawan Dua, Kecamatan Medan Belawan. Sedangkan pelakunya adalah, Ra, Nz, Nl dan Ml.

Tokoh Pemuda Belawan, Alfian MY merasa miris video kenakalan remaja yang telah viral. Tayangan video itu telah memperburuk citra Belawan. Selama ini, banyak juga masalah yang terjadi, hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

"Kita berharap kepada ulama, tokoh agama dan berbagai elemen mari duduk bersama agar dapat menyikapi masalah kenakalan remaja. Semua itu dipicu dari peredaran narkoba  yang harus diberantas dengan tegas dan juga lokasi cafe maksiat yang selama ini menjadi akar masalahnya," tegas Alfian.

Kasus viralnya video perundungan tersebut, petugas Polres Pelabuhan Belawan telah turun ke lokasi meminta keterangan dan menyelidiki kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan, AKP I Kadek Hery Cahyadi mengatakan, anggota sudah melakukan penyelidikan di lapangan dan masih mengumpulkan bukti dengan mendatangi rumah korban.

"Kita masih turun ke lapangan melakukan pengecekan. Bagaimana tindaklanjutnya, masih kita selidiki," katanya. (red/lung)
Komentar Anda

Terkini