-->

Muscam Partai Golkar Percut Sei Tuan Ricuh, Dinilai Tidak Sah

Minggu, 11 Juli 2021 / 21.20

Muscam Partai Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan di Bandar Khalifah, Minggu (11/7/2021).

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Musyawarah Camat (muscam) Partai Golkar Deli Serdang Kecamatan Percut Sei Tuan berlangsung ricuh yang berlangsung di Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Minggu (11/7/2021). Hal itu lantaran ada dugaan upaya pelengseran Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan Usmadi Bondan. Pasalnya, ketua pimpinan desa (PD) Golkar yang sudah dimusyawarahkan oleh Usmadi Bondan tidak diikut sertakan dan tidak diberikan hak suara. 

Ketua PK Golkar, Usmadi Bondan melalui sekretarisnya M Adiyanto Syahputra Simanjuntak mengatakan, mereka merasa dikebiri hak suaranya dengan cara di Plt kan oleh Plt ketua Golkar Deli Serdang Kec.Percut seituan Arif Budiman Harahap. Padahal

tugas Plt Golkar Percut hanya sebatas menghantarkan Muscam kembali sesuai arahan Plt Arif Budiman Harahap ketua Golkar Deli Serdang kec.percut seituan dan didalam musyawarah Camat (Muscam) yang digelar juga tidak menghadirkan ormas yang didirikan dalam bentuk Hastakarya artinya ini semacam atau terindikasi Muscam abal abal yg cuma di bekali perangkat administrasi Musyawarah Camat (Muscam).

Adiyanto menduga tujuannya adalah melengserkan bung Usmadi Bondan dari kursi pimpinan Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan. Adiyanto menduga, praktik yang dilakukan Arif Budiman Harahap ini dimenangkan sepihak maka akan terjadi pengecilan jumlah kader Golkar karena Arif Budiman Harahap CS di masa menjadi sekertaris pimpinan kecamatan (PK) Golkar Percut seituan di masa kepemimpinan mereka.

“Golkar Percut Sei Tuan mengalami penurunan suara secara drastis dan perolehan suara yang didapat adalah suara untuk Ketua OK Arwindo, yang mana adalah hasil kerja keras dan kerja serius dan kerja tuntas yang dilakukan bung Usmadi Bondan dan team,"ungkap Adiyanto menunjukan bahwa ada indikasi penggembosan partai Golkar di kec.Percut seituan apakah ini akan diabaikan?

Adiyanto dan pimpinan desa (PD) Golkar menegaskan bahwa keputusan musyawarah Camat (muscam) tersebut tidak sah dan menolak karena dianggap melanggar ketentuan mekanisme ADRT partai Golkar.

Maka Ketua Pimpinan kecamatan Usmadi Bondan dan sebelas pimpinan desa beserta sekjen M.Adiyanto Syahputra Simanjuntak

berharap permasalahan ini dapat dilihat ketua Dewan Pimpinan Daerah Tingkat Satu Sumatra Utara Partai Golkar H.Musa Rajekshah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara untuk mendapatkan klarifikasi tentang tugas Plt Arif Budiman Harahap. (int/LB)

Komentar Anda

Terkini