| Dua kelompok warga terlibat keributan akibat aksi blokade di Jalan Nippon, Danau Siombak, Medan Labuhan. (istimewa) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Dua kelompok warga yang mayoritas didominasi kaum emak di Jalan Nippon, Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kota Medan , Sumatera Utara, kembali bersitegang dan terlibat adu mulut karena memprotes penutupan jalan yang dilalui truk.
Bahkan, sejumlah truk tanpa muatan dengan sengaja dibentangkan ke badan jalan mengakibatkan arus lalu lintas mengular hingga 5 kilometer, 2 orang sopir diduga provokator diamankan polisi.
Kelompok emak-emak meminta jalan kembali dibuka agar truk dapat masuk ke dalam jalan. Mereka membentangkan spanduk penolakan blokade jalan, sementara kelompok emak-emak lainnya menutup jalan agar truk yang dinilai membahayakan masyarakat tidak melintas.
Informasi yang diperoleh Jumat (22/10/2021), warga yang tinggal di kawasan tersebut sengaja melakukan aksi karena resah dengan aktivitas truk yang lalu lalang di kawasan mereka dan rentan terjadi kecelakaan lalu lintas. Namun di sisi lain, warga lainnya menolak jalan diblokir karena mengganggu arus lalu lintas.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari bersama jajaran telah mengamankan 2 orang sopir truk yang menjadi provokator membentangkan truk di badan jalan.
“Kami meminta 2 kelompok warga bersabar menunggu pemerintah dalam memutuskan status jalan di kawasan danau siombak tersebut,” ungkapnya.
Namun akhirnya, lalu lintas kembali normal setelah pihak kepolisian memaksa pemilik truk untuk memindahkan kendaraan.
Sementara itu aksi penutupan jalan menuju danau siombak tersebut terus berlangsung selama 1 bulan terakhir bahkan warga yang menutup jalan enggan membuka blokade.(sin)