| Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang rutin melaksanakan vaksinasi covid-19 untuk mempercepat herd immunity. (Lubis/klikmetro) |
DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Saat ini Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 dan zona hijau covid-19. Sekaitan dengan posisi di level 1, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sudah membuka semua aktivitas masyarakat berdasarkan surat edaran terkait pelaksanaan PPKM level 1 seperti yang tertuang di Inmendagri Nomor 48 Tahun 2021. Termasuk di sektor ekonomi, pariwisata, sekolah, olah raga, dan perkantoran. Namun aktivitas berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat.
Hal ini juga memicu Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang semakin gencar melaksanakan vaksinasi covid-19 untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) dari serangan virus corona.
"Kami rutin melaksanakan vaksinasi untuk menjaga imunitas tubuh masyarakat dari serangan penyakit yang dibawa covid-19. Seluruh puskesmas dan puskesdes diaktifkan dan disarankan berkordinasi dengan pemerintahan setempat, agar target vaksinasi tercapai,"ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Deli Serdang, dr Ade Budi Krista, Senin (25/10/2021).
Dia menyebutkan pihaknya setiap hari melaksanakan vaksinasi di Kantor Dinkes Deli Serdang, Lubukpakam. Per harinya sekiyat 500-600 warga yang datang untuk vaksinasi. Selain itu, pihak dinkes juga berkordinasi dengan kecamatan maupun berbagai organisasi untuk pelaksanaan vaksinasi massal.
Namun dia mengakui, beberapa waktu lalu sempat minim stok vaksin. Sehingga beberapa hari tak melaksanakan vaksinasi. Padahal berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri yang terbaru, Deli Serdang masih berada di level 1 penilaian asesmen Pandemi Kemenkes. Di dalam instruksi tersebut, terdapat butir yang menyatakan kalau tidak bisa mencapai target maka akan bisa naik ke level 3.
Menurutnya, dengan kondisi keterbatasan vaksin, sangat tidak mungkin untuk mencapai target tersebut. "Sasaran (vaksin) untuk Deli Serdang 1.487.000 jiwa sampai saat ini yang sudah dapat vaksin dosis vaksin 24 persen artinya sekitar 350 ribu jiwa. Dengan stok vaksin yang sudah minim seperti ini, kalau tak capai 50 persen, artinya sekitar 700 ribu harus kita capai dengan kriteria lansia 40 persen," kata dr. Ade.
Tapi permasalahan stok minim sudah teratasi setelah datangnya pasokan vaksin dari Pemprovsu. Pihaknya pun gencar mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus mata rantai penularan covid-19.
"Untuk mencapai target herd immunity, kami juga bekerja sama dengan semua pihak baik institusi, pemerintah desa maupun kecamatan. Walau pun Kabupaten Deli Serdang berada di level 1 saat ini, bukan berarti pandemi berakhir. Perjuangan kita baru selesai bila covid-19 lenyap dari Kabupaten Deli Serdang khususnya dan umumnya dari NKRI ini,"pungkas dr Ade Budi Krista.
Sementara itu, amatan wartawan di Kantor Dinkes Deli Serdang, ratusan warga antri teratur mendapatkan vaksinasi covid-19 Tahap II jenis Frizer. Menurut petugas medis, hari ini ada sekitar 588 orang yang mendapat vaksinasi tahap II tersebut.
Masyarakat tampak antusias mengikuti program vaksinasi. Seperti Bang Udin (56) yang datang bersama anaknya untuk mendapatkan vaksinasi tahap II. Warga Desa Tembung, Percut Sei Tuan ini rela jauh-jauh datang dan antri untuk vaksinasi.
"Saya datang bersama anak saya untuk vaksinasi tahap dua ini. Saya dukung program vaksinasi ini biar ekonomi kembali pulih dan serangan covid-19 berakhir,"ujarnya. (lubis)