-->

Dinkes Sumut Bagi Masker ke Pengguna Jalan, Beri Edukasi Pandemi Belum Berakhir

Rabu, 13 Juli 2022 / 20.27

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis bersama jajarannya membagikan masker ke pengguna jalan.(f-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) membagikan masker dan melakukan edukasi kepada pengguna jalan di Jalan Prof HM Yamin Medan, bahwa pandemi Covid-19 belum usai.

"Kita mengedukasikan masyarakat bahwasanya pandemi itu belum usai, pakai masker di luar rumah maupun di dalam ruangan," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis MM kepada Forwakes Sumut di Medan, Rabu (13/7/2022).

Ia mengatakan pihaknya membagikan satu kotak masker, satu botol hand sanitizer, vitamin tablet dan led lab kepada pengguna jalan di depan Kantor Dinkes Sumut, Jalan Prof HM Yamin Medan. "Tapi tidak banyak hanya 30 kotak saja tadi," sebutnya.

Ia mengatakan kegiatan edukasi dan bagi-bagi masker tersebut bukan hanya pihaknya saja yang melakukan. "Jadi ini semua UPT-UPT Dinas Kesehatan Sumut melakukan di depan kantornya masing-masing," ungkapnya.

Ia menyebutkan ada lima UPT yang melakukan edukasi pada hari ini yakni UPT RS Khusus Paru, UPT RS Khusus Mata, UPT RS Kusta Lau Simomo, UPT Labkes, UPT Pelatihan Kesehatan. "Bagi UPT yang belum melakukan edukasi, kami berharap akan melakukan besok harinya," harapnya.

Ia pun berharap kepada semua Dinas Kesehatan kabupaten/kota di Sumut agar melakukan hal yang sama untuk promosi, edukasi tentang sekarang masih pandemi. "Jadi harus memakai masker, dan vaksin lanjutan pasangannya booster supaya kita terhindar dari B4,B5 mau BA275 dan virus jenis lainnya," tuturnya.

Disinggung stok vaksin booster di Sumut masih tersedia. "Stok di kabupaten/kota cukup. Di Dinkes Sumut ada 500 ribu dosis, di kabupaten/kota 200 ribu dosis," sebutnya.

Seperti diketahui, angka konfirmasi positif di Sumut pertanggal 13 Juli 2022 bertambah 18 kasus, sembuh bertambah tujuh orang dan meninggal satu orang. Jumlah kasus corona di Sumut hingga saat ini 155.335 kasus, sembuh 151.915 orang, dan meninggal 3.260 orang. (sit)

Komentar Anda

Terkini