![]() |
| Dua mahasiswa menjadi korban begal di Helvetia. Satu orang tewas dan seorang lagi kritis di rumah sakit. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Aksi kawanan begal makin mengganas di Medan. Seorang mahasiswa di Medan tewas setelah menjadi korban begal pada Sabtu (9/6/2023) sekira pukul 2 dinihari di kawasan Helvetia wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
Korban begal merupakan dua mahasiswa Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan. Mereka menjadi korban saat hendak pulang ke kos.
Korban, M Fadhli (19) warga Riau, kos di Jalan Sumarsono Ujung, Dusun V, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli meninggal dunia. Sementara rekannya, Vicho Ananta Ginting (22) warga Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, keadaannya kritis kini dirawat di RSU Sinar Husni Helvetia. Sementara sepeda motor Honda Vario berwarna hitam yang dikendarai mereka belum diketahui keberadaannya.
Sebelum kejadian, korban bersama teman temannya mahasiswa nongkrong di sala satu warung kopi di kawasan Helvetia. Dalam perjalan pulang ke kosan, mereka (empat orang) naik dua sepeda motor dihadang oleh sejumlah pria diduga kuat sebagai begal.
Karena kalah jumlah, dua rekan korban memilih kabur dan meninggalkan teman mereka yang saat itu sudah terkepung. Kedua teman korban yang memilih kabur lalu meminta bantuan ke Pos Siskamling Dusun XI Desa Helvetia.
Kepada petugas Siskamling teman teman korban menceritakan, kawanan begal menghadang mereka di Simpang KFC hingga di depan sekolah PAB Helvetia. Tidak diketahui peristiwa selanjutnya, yang pasti kedua mahasiswa tertinggal itu, kemudian diketahui menjadi korban penganiayaan. Seorang diantaranya meninggal dunia.
Atas kejadian ini, warga Desa Helvetia, Labuhandeli sangat menyayangkan aksi pembegalan tersebut. Menurut warga, kejadian seperti itu sudah berulang kali terjadi di Jalan Veteran Labuhan Deli. Mereka meminta polisi bertindak tegas, agar korban tidak lagi bertambah.
Terkait peristiwa ini, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan. (mt/red)
