![]() |
| Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution memberi motivasi kepada para orangtua agar tetap semangat merawat anaknya yang menderita stunting. (ft-kominfo medan) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Rasa bahagia terpancar dari wajah Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution saat bercengkrama dengan anak-anak penderita stunting ketika berkunjung ke Kantor Kecamatan Medan Sunggal di Jalan Tahi Bonar Simatupang Medan, Senin (24/7/2023) siang.
Kehadiran Ketua TP PKK Kota Medan didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny Ismiralda Wiriya Alrahman dan sejumlah pengurus PKK Kota Medan tersebut dalam rangka menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak-anak penderita stunting di Kecamatan Medan Sunggal. Seluruh anak stunting mendapatkan paket makanan tambahan berupa beras khusus, telur, dan susu.
Ada sebanyak 26 anak penderita stunting yang menerima PMT. Mereka hadir ditemani oleh orang tuanya masing-masing. Di kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Medan juga berdialog dengan para orang tua sekaligus memberikan semangat dalam merawat buah hatinya.
Dalam kegiatan yang dihadiri Camat Medan Sunggal T. Chairuniza, Ketua dan segenap pengurus TP PKK Medan Sunggal, lurah, kepala lingkungan, dan masyarakat itu, Kahiyang juga berdialog dengan ibu anak penderita stunting. Dia memberikan edukasi penanganan stunting.
Kedatangan Kahiyang ke Kecamatan Medan Sunggal mengundang perhatian warga, terutama kalangan ibu rumah tangga. Mereka berbondong-bondong datang ke kantor camat untuk menyambut ke datangan Ketua TP PKK Medan itu. Ada juga yang memanfaatkan momen kedatangan itu untuk berfoto bersama Kahiyang setelah acara selesai.
Sebelumnya saat memberikan ucapan selamat datang, Camat Medan Sunggal T. Chairuniza mengungkapkan, kunjungan Ketua TP PKK Medan, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, memberikan makanan tambahan kepada anak-anak stunting di wilayahnya semakin membangkitkan semangat dalam mencegah dan menangani stunting.
“Kunjungan Ibu Ketua TP PKK mendorong kami untuk terus berinovasi dalam penanganan stunting di wilayah kami, “ ungkapnya.
Dia menyampaikan, pada periode 2022 sampai Mei 2023 terjadi penurunan angkat stunting di Medan Sunggal dari 26 kasus menjadi 22. Namun, per Juni 2023 terdata 4 penambahan kasus baru. “Data terbaru dari bulan Juni 2023 sampai sekarang ada 26 anak stunting,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu dia memaparkan inovasi yang dilakukan pihaknya dalam penanganan stunting. Pada 2021, sebutnya, Kecamatan Medan Sunggal membentuk Pondok Gizi. Tahun 2022, pihaknya membuat Gerakan Peduli Anak Stunting ( Gerpas) yang setiap bulan memberikan makana tambahan kepada anak stunting dan pada 2023 dibentuk Posyandu Stunting (Posting). (mar)
