![]() |
| Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumut David Nainggolan. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara meliburkan pelajar jenjang SMA, SMK dan SLB, akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah. Meski libur, proses belajar tetap berlangsung melalui sistem 'daring' dari rumah.
Hal itu dikatakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Sumut David Nainggolan, ketika dikonfirmasi, Jumat (28/11/2025).
David Nainggolan mengatakan ada 60 sekolah di wilayahnya yang terdampak banjir dan pembelajaran sudah dilakukan secara 'daring' dan mandiri. Sekolah yang terdampak akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah itu sekitar 60, baik itu jenjang SMK maupun SMA.
Untuk 60 sekolah terdampak banjir di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Sumut itu, sejak kemarin, Kamis (27/11/2025), pihak sekolah sudah melakukan pembelajaran secara 'daring' dan mandiri.
"Kita belum tau sampai kapan akan dilakukan pembelajaran 'daring' ini. Masih melihat kondisi cuaca," kata David.
Soal korban jiwa, David mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada korban jiwa di satuan pendidikan. Karena sebelumnya, melihat cuaca ekstrem, Rabu (26/11/2025) lalu, Kacabdis Wilayah 1 Sumut David Nainggolan telah mengimbau kepada para kepala sekolah jenjang SMA negeri/swasta, SMK negeri/swasta, dan SLB untuk mengamankan semua dokumen maupun barang elektronik, seperti komputer dan lain sebagainya.
Lalu pada Hari Kamis (27/11/2025), telah dilakukan pencegahan dengan menginstruksikan ke pihak sekolah agar orangtua menjemput siswa ke sekolah.
Untuk saat ini pembelajaran dilakukan secara 'daring' dan mandiri. Dikhawatirkan cuaca belum kondusif, khususnya sekolah yang terletak di daerah yang rawan longsor, seperti Namorambe, Pantai Labu, Gunung Meriah, dan STM Hilir.
Sampai saat ini, Pemprov Sumut masih mendata guru dan siswa yang terdampak banjir. Dan dari hasil pendataan belum ada yang signifikan terdampak banjir.
Untuk aktifitas pembelajaran kapan akan mulai kembali, Dinas Pendidikan masih melihat kondisi cuaca. "Jika memang cuaca sudah kondusif mudah-mudahan Hari Senin (1/12/2025), pembelajaran akan dilaksanakan kembali," tutupnya. (vs)
