Panglima Geng Motor di Medan Diringkus Polisi Saat Edarkan Vape Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 / 21.39

Satres Narkoba Polrestabes Medan meringkus pria berinisial HZ yang disebut-sebut panglima geng motor dan terlibat dalam peredaran vape mengandung narkotika. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan melumpuhkan HZ (26), seorang panglima geng motor NKB yang kerap meresahkan masyarakat Kota Medan.

Residivis kambuhan tersebut diringkus saat hendak bertransaksi rokok elektrik (vape) cair mengandung narkotika, atau yang dikenal dengan istilah pod getar.
Penangkapan warga Dusun IV, Desa Deli Tua, Kecamatan Namorambe ini terjadi di area parkir sebuah hotel di Jalan Mojopahit, Kecamatan Medan Petisah. Petugas menyita satu unit pod getar bermerek Thugs siap edar sebagai barang bukti.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, S.H., S.I.K., M.I.P., menjelaskan bahwa pelaku sempat melakukan perlawanan saat akan disergap. Petugas di lapangan terpaksa menerapkan teknik bela diri Polri untuk menjatuhkan dan memborgol tersangka.

"Pelaku berperan sebagai kurir pengantar. Tersangka ini merupakan residivis yang baru bebas Januari 2026 lalu atas kasus penadahan motor curian, namun langsung bergabung dengan jaringan narkotika," ujar Kompol Rafli didampingi Kanit 1 Satresnarkoba, AKP Ruspian, S.H., M.H., Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, rekam jejak kriminal HZ tergolong sadis. Sebagai panglima geng motor NKB, ia mengomandoi ratusan pemuda untuk melakukan aksi anarkis dan perusakan rumah berdasarkan pesanan bayaran.

HZ juga tercatat pernah membacok dua anggota geng motor rival saat terlibat bentrokan berdarah di kawasan Deli Tua pada April 2025.

Selain mengedarkan pod getar, polisi mengungkap bahwa tersangka HZ juga masuk dalam jaringan peredaran pil ekstasi wilayah Medan. Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan intensif di lapangan untuk memburu aktor intelektual yang bertindak sebagai pemasok utama dan pengendali jaringan tersebut. (mar)
Komentar Anda

Terkini