Gubsu dan Bupati Karo Sepakat Hapus Retribusi di Pemandian Air Panas Semangat Gunung-Doulu

Sabtu, 20 Juni 2026 / 15.50

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Karo Brigjen Antonius Ginting memberi keterangan kepada wartawan usai pertemuan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Karo sepakat menghapus permanen retribusi langsung di kawasan wisata air panas Semangat Gunung dan Doulu. Kebijakan ini diambil untuk menata ulang kawasan tersebut menjadi destinasi ekowisata unggulan yang bersih, lestari, dan bebas dari pungutan liar.

Kesepakatan tersebut lahir dalam pertemuan antara Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Karo Brigjen Antonius Ginting di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan. Kebijakan penghapusan kutipan tunai di pintu masuk ini akan langsung diawasi oleh pemerintah daerah.

"Mulai sekarang retribusi langsung di Doulu dan Semangat Gunung kita hapus permanen. Tidak ada pungutan tunai di pintu masuk. Pemkab Karo ambil alih dan siap mengawasi 24 jam," tegas Bupati Karo Antonius Ginting.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menambahkan bahwa kawasan Semangat Gunung-Doulu memiliki potensi alam yang luar biasa. Oleh karena itu, pengembangannya harus memakai konsep ekowisata yang menjaga keseimbangan alam.

"Kita batasi pengunjung sesuai daya dukung alam dan kelola sampah dari hulu. Dengan begitu Doulu bisa jadi ikon Sumut yang lestari dan membanggakan," ujar Bobby.

Selain menghapus retribusi, pertemuan tersebut juga menyepakati sejumlah langkah strategis lainnya:

- Penataan Zona Hijau: Mengatur zona wisata yang ramah lingkungan.

- Pengembangan Bank Sampah: Mengatasi masalah kebersihan dari hulu ke hilir.

- Peningkatan SDM: Memberikan pelatihan khusus bagi para pengelola wisata.

- Keterlibatan Pemuda: Mengangkat pemuda lokal Karo sebagai ranger atau pemandu ekowisata.

Melalui sinergi ini, kawasan Semangat Gunung-Doulu tidak hanya dikembangkan sebagai tempat pemandian air panas biasa. Destinasi ini akan diarahkan menjadi pusat wisata kesehatan (wellness tourism), jalur edukasi konservasi, serta motor penggerak ekonomi warga melalui usaha homestay dan UMKM.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, jajaran Kepala OPD terkait, serta perwakilan pengelola dan tokoh masyarakat setempat. (ton)

Komentar Anda

Terkini