
Penemuan mayat Mr X mengapung di kawasan Pelabuhan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. (ft-ist)
BATUBARA, KLIKMETRO.COM - Petugas kepolisian mengevakuasi jasad seorang pria tanpa identitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Jasad pria yang disebut sebagai Mr. X ini ditemukan mengapung di laut lepas oleh nelayan setempat pada Senin sore.
Para nelayan kemudian membawa jasad tersebut ke Pelabuhan Ujung Bom Tanjung Tiram. Petugas Polairut bersama anggota BPBD langsung menyambut jasad tersebut di dermaga. Pihak BPBD kemudian meneruskan laporan ini ke Polsek Talawi.
Menerima laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Talawi IPDA B.Z Damanik bersama Tim Inafis Polres Batu Bara langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba di pelabuhan sekitar pukul 16.40 WIB untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Menerima laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Talawi IPDA B.Z Damanik bersama Tim Inafis Polres Batu Bara langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba di pelabuhan sekitar pukul 16.40 WIB untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti di lapangan. Salah satu barang bukti yang diamankan adalah satu potong celana jeans panjang warna hitam dengan merk Denim. Jasad korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Batu Bara.
Hasil Visum: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Jasad korban tiba di RSUD Batu Bara sekitar pukul 18.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan medis. Proses pemeriksaan ini juga dihadiri langsung oleh Kasat Reskrim Polres Batu Bara, AKP Masagus Z.D.S.T.K.
Dokter RSUD Batu Bara, Dr. Bane Sagala, kemudian melakukan pemeriksaan luar atau Visum Et Repertum.
Dokter RSUD Batu Bara, Dr. Bane Sagala, kemudian melakukan pemeriksaan luar atau Visum Et Repertum.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kuat bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam. Jasad korban kemudian terbawa oleh arus laut lepas hingga ke lokasi penemuan.
Saat ini, pihak kepolisian masih memeriksa sidik jari korban untuk mengungkap identitas aslinya. (dani)