Kajati Sumut Sidak Kejari Belawan, Pastikan Kesiapan Jajaran

Rabu, 01 Juli 2026 / 16.18

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin sidak ke Kantor Kejaksaan Negeri Belawan.(ft-penkum)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Muhibuddin, SH, MH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Belawan, Kota Medan, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan tanpa pemberitahuan sebelumnya ini dilakukan guna memastikan kesiapan pelayanan dan kedisiplinan seluruh jajaran Kejari Belawan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam sidak tersebut, Kajati Sumut didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kejati Sumut, antara lain, Asisten Intelijen, Irfan Wibowo, SH, MH, Asisten Pengawasan, Agung Ardiyanto, SH, MH, Asisten Pembinaan, Herlina Setyorini, SH, MH, Kepala Bagian Tata Usaha, Rio Aditya, SH, MH.

Setibanya di lokasi, Muhibuddin bersama rombongan langsung melakukan monitoring dan memeriksa sejumlah fasilitas, mulai dari beberapa ruang kerja pegawai hingga ruang penyimpanan barang bukti untuk memastikan pengelolaannya berjalan sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

Tegakkan Integritas dan Hati Nurani

Di sela-sela inspeksi, Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan bahwa sidak ini bertujuan untuk menguji konsistensi jajaran di daerah. Menurutnya, aparat kejaksaan harus selalu siap sedia melaksanakan tugas dengan optimal, baik dalam kondisi diawasi maupun tidak.

"Bekerjalah dengan hati nurani dalam penegakan hukum. Bangun koordinasi yang aktif bersama pemerintah setempat, serta selalu utamakan integritas dan profesionalisme," ujar Muhibuddin memberikan arahan kepada jajaran Kejari Belawan.

Ia juga memberikan peringatan keras terkait komitmen antikorupsi di lingkungan Korps Adhyaksa. Muhibuddin meminta seluruh aparatur untuk menjaga diri dari segala bentuk praktik gratifikasi yang dapat mencederai marwah institusi.

"Aparatur Kejaksaan harus berani menolak pemberian apa pun dari orang lain, terutama yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya. Profesi dan jabatan adalah amanah dari Yang Maha Kuasa, maka pertanggungjawabannya juga kita harus mengingat dan berserah kepada-Nya. Oleh karena itu, bekerjalah dengan jujur, berani, dan berintegritas," tegas Kajati. (ver)

Komentar Anda

Terkini