Aksi Pelemparan Batu di Jalan Raya Deli Serdang Nyaris Merenggut Nyawa Sopir Truk

Kamis, 13 Agustus 2026 / 20.29

Korban menunjukkan kaca mobil yang pecah akibat pelemparan batu. (ft-ist)

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM – Nasib nahas menimpa Muhammad Rival (34), seorang sopir truk asal Dusun III Sei Basah, Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Niatnya mencari nafkah untuk menghidupi anak dan istri nyaris berujung petaka setelah truk yang dikemudikannya menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal pada Senin (10/8/2026) pagi.

Insiden tersebut terjadi saat Rival sedang melintas di Dusun II, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir. Secara tiba-tiba, kaca depan truk Isuzu putih dengan nomor polisi BK 8167 GM yang dikendarainya dihantam batu berukuran cukup besar hingga pecah berantakan.

Serpihan kaca yang hancur berhamburan langsung mengenai wajah Rival yang saat itu masih berada di balik kemudi. Beruntung, meski dalam kondisi terkejut dan terluka akibat pecahan kaca, Rival masih mampu mengendalikan laju kendaraannya sehingga kecelakaan lalu lintas yang lebih fatal dapat dihindari.

Menurut keterangan Rival, sebelum insiden pelemparan terjadi, ia menduga telah dibuntuti oleh seorang pria berinisial BS alias Bren yang mengendarai sepeda motor. Terduga pelaku diduga melempar batu besar tersebut saat truk tengah melaju di jalan umum.

Pascakejadian, Rival langsung mendatangi Polsek STM Hilir, Polresta Deli Serdang, untuk melaporkan peristiwa tersebut. Namun, karena penyidik berhalangan pada hari Senin, laporan resmi baru diterbitkan pada Selasa (11/8/2026).

Kanit Reskrim Polsek STM Hilir, Ipda Amsal Siregar, membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan resmi dibuat oleh pemilik dump truck, Lurah Bakin Manik, dengan nomor laporan STTLP/45/VIII/2026/SPKT/Polsek STM Hilir/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara.

"Benar bang, pihak korban telah datang dan membuat laporan," ujar Ipda Amsal Siregar saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Aksi pelemparan batu ke kendaraan yang sedang melaju ini memicu keresahan bagi para pengguna jalan, khususnya para sopir angkutan barang. 

Kecerobohan atau aksi kriminal ini dinilai bukan sekadar merusak properti, melainkan sangat bertaruh nyawa karena dapat membuat pengemudi kehilangan kendali dalam hitungan detik. Kini, publik menanti langkah cepat kepolisian untuk mengungkap motif di balik aksi pelemparan tersebut dan menangkap pelakunya. (dil)

Komentar Anda

Terkini