![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, dr. Faisal Arbie, M.Biomed. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan, dr. Faisal Arbie, M.Biomed, melayangkan kritik keras terhadap kinerja Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, Jhon Ester Lase. Ia dinilai tidak komunikatif dan lambat merespons (low respon) pertanyaan para wakil rakyat terkait persoalan pelayanan publik.
Kekesalan tersebut meluap dalam rapat koordinasi Banggar bersama Dinas Perkimcikataru di Gedung DPRD Medan, Minggu (16/8/2026). Di hadapan forum, politisi Partai Nasdem ini menyindir keras sikap sang kepala dinas yang sangat sulit dihubungi, bahkan untuk urusan kedinasan yang mendesak.
"Pak Kadis kok susah sekali dihubungi? Apa perlu saya belikan handphone pakai dana pribadi saya agar kami bisa mudah menghubungi bapak? Kita ini pelayan masyarakat pak. Kalau tidak mau repot diganggu, jangan jadi pejabat, jadi staf kandas saja bapak," cetus Faisal dengan nada kecewa.
Kekecewaan Faisal bermula saat dirinya mencoba menghubungi Jhon Ester Lase via telepon pada 4 Agustus lalu untuk meneruskan langsung aspirasi dan keluhan warga. Namun, panggilan tersebut berulang kali diabaikan tanpa ada telepon balasan.
Saat dikonfrontasi kembali dalam rapat Banggar, Jhon Ester Lase berdalih bahwa dirinya sebenarnya sudah mengetik draf jawaban atas pertanyaan dewan, namun lupa untuk mengirimkannya (send). Alasan tersebut dinilai tidak profesional dan mencederai fungsi pengawasan DPRD.
Faisal menegaskan bahwa pesan yang dikirimkannya sama sekali bukan urusan pribadi, melainkan persoalan hajat hidup orang banyak.
Permasalahan yang disampaikan diantaranya pengurusan PBG karena dewan banyak menerima keluhan warga terkait lambatnya proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Medan. Selain itu ditanyakan juga Anggaran Puskesmas: Kejelasan alokasi anggaran pembangunan skala prioritas untuk fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya Puskesmas.
Sikap tidak kooperatif dari Kadis Perkimcikataru ini dinilai berbanding terbalik dengan komitmen Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang dinilai selalu membuka ruang komunikasi serta responsif terhadap laporan anggota dewan via WhatsApp demi kepentingan warga.
Menyikapi hal ini, dr. Faisal Arbie yang juga menjabat sebagai Bendahara Fraksi Nasdem mendesak Wali Kota Medan untuk segera mencopot atau mengevaluasi jabatan Jhon Ester Lase.
"Kita minta Wali Kota supaya mengevaluasi. Kita dorong dan dukung penuh Penjabat (Pj) Sekda Medan yang pekan lalu juga sudah menyebut akan mengevaluasi jabatan Jhon Ester Lase," pungkasnya kepada awak media usai rapat. (mar)
