Perkuat Pelayanan Dasar, Ketua TP Posyandu Asahan Dorong Penerapan Konsep 6 SPM di Teluk Dalam

Senin, 24 Agustus 2026 / 22.43

Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melaksanakan kunjungan kerja ke Posyandu Manggis, Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, Senin (24/08/2026). (Foto : Dinas Kominfo Asahan)

ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melaksanakan kunjungan kerja ke Posyandu Manggis, Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, Senin (24/08/2026). Kunjungan ini digelar dalam rangka pembinaan berkala sekaligus pelaksanaan pelacakan (tracing) Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kabupaten Asahan.

Dalam peninjauannya, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyaksikan langsung alur pelayanan kesehatan di Posyandu Manggis. Pada momen yang sama, beliau turut menyerahkan bantuan sosial dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan kepada lima orang masyarakat (mustahik) yang terdampak TBC.

Setiap penerima manfaat mendapatkan paket bantuan berupa 5 kilogram beras, 1 papan telur, 2 kilogram gula merah, 2 liter minyak goreng, 2 kilogram kacang hijau, 1 kaleng susu Bear Brand, 2 kotak susu Ultra Full Cream, 1 kotak teh, serta santunan uang tunai. Selain logistik pangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan juga menyalurkan suplemen tambahan bagi penderita TBC, disertai penyerahan rompi dinas untuk para kader Posyandu.

Camat Teluk Dalam, Zulpahmi, S.STP, M.SP, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran jajaran Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan. Ia menilai, pembinaan ini menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh aparatur kecamatan untuk mematangkan persiapan menghadapi perlombaan Posyandu di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

"Kehadiran Ibu Ketua menjadi pemacu semangat kami untuk terus membenahi pelayanan dasar dan memaksimalkan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar semakin optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Zulpahmi.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menegaskan bahwa peran Posyandu saat ini telah mengalami transformasi besar. Melalui konsep Posyandu 6 SPM, fungsi lembaga ini meluas melampaui urusan kesehatan ibu dan anak (KIA).

"Transformasi Posyandu kini mencakup enam urusan wajib pelayanan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga sektor sosial. Kami mengapresiasi Posyandu Manggis yang telah sukses mengimplementasikan konsep terpadu ini," urai Ny. Yusnila.

Rangkaian acara juga diisi dengan penyuluhan edukatif mengenai bahaya TBC oleh Dokter Spesialis Paru, dr. Dinia Tina. Ia mengingatkan pentingnya tracing aktif untuk mendeteksi penularan sejak dini, termasuk melacak kontak erat penderita dan mengantisipasi ancaman TBC Resisten Obat (TBC-RO).

Usai merampungkan agenda di Posyandu Manggis, rombongan bertolak meninjau lokasi calon penerima program bantuan bedah rumah di Desa Air Teluk Kiri. Program renovasi hunian layak anak ini rencananya akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan sinergis ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua TP Posyandu Kecamatan Teluk Dalam, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Ketua Baznas Asahan, serta para tenaga kesehatan setempat. (mar)
Komentar Anda

Terkini