Gerebek Sarang Narkoba Jermal 12, Polrestabes Medan Ringkus 3 Pelaku dan Bakar Barak

Selasa, 20 Oktober 2026 / 19.06

Satres Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan menggelar operasi senyap tengah malam di Kawasan Jermal 12, Desa Manunggal, Kecamatan Percut Sei Tuan dan meringkus 3 pelaku. (istimewa)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Medan bersama tim gabungan menggelar operasi senyap tengah malam di Kawasan Jermal 12, Desa Manunggal, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dalam penggerebekan yang menyasar markas narkoba dan perjudian tersebut, petugas berhasil meringkus tiga orang pelaku serta menyita belasan paket barang bukti narkotika, Senin (19/10/2026).

Operasi pemberantasan ini diluncurkan setelah tim gabungan melakukan pemantauan intensif. Petugas mendeteksi adanya aktivitas sarang narkoba baru di lokasi tersebut yang teridentifikasi baru beroperasi selama sepekan.

Dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, tim gabungan bergerak cepat mengepung titik target. Hasilnya, tiga pria yang diduga kuat sebagai pengguna narkoba berhasil diamankan. Ketiganya adalah HN (35) dan MA (19) yang merupakan warga Kecamatan Medan Denai, serta IG (47) warga Kecamatan Medan Sunggal.

"Ada tiga orang yang kami amankan dan diduga sebagai pengguna. Kami juga menemukan sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya alat hisap narkoba (bong), 2 paket sabu, dan 14 paket ganja kering," ujar AKBP Rafli dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2026).

Tidak hanya mengamankan pelaku dan barang bukti, tim gabungan juga mengambil tindakan tegas dengan meruntuhkan dua bangunan barak yang dijadikan tempat mengonsumsi narkoba. Barak-barak yang menurut laporan warga baru berdiri seminggu itu langsung dibakar habis di tempat agar tidak dapat digunakan kembali.

"Barak narkoba kami hancurkan dan kami bakar, ini komitmen bersama. Lokasi ini merupakan status pantauan utama tim gabungan. Jika praktik serupa kembali ditemukan, kami pastikan penggerebekan serupa akan terus dilakukan," tegas AKBP Rafli.

Saat ini, Polrestabes Medan tengah memfokuskan pengembangan kasus untuk memburu aktor intelektual maupun bandar utama di balik berdirinya markas narkoba Jermal 12 tersebut. Petugas mengonfirmasi telah mengantongi identitas target utama mereka.

"Kami memberikan ultimatum keras untuk para pelaku narkoba, baik pengedar maupun bandar. Modus ataupun tempat Anda bisa saja berubah, namun kami tidak akan pernah kehilangan langkah. Pulihkan pengguna, putus mata rantai bandar narkoba. Polisi bersama masyarakat," pungkasnya.

Menariknya, dalam penggerebekan malam itu, seorang tokoh agama (Al-Ustad) setempat turut hadir di lokasi untuk memberikan nasihat dan pembinaan rohani secara langsung kepada para pelaku yang terjaring. (red)

Komentar Anda

Terkini