Korupsi Rp 105,83 Miliar, Mantan Kadis PU Deliserdang Diselkan

Sabtu, 10 November 2018 / 19.09
Kejatisu menangkap Faisal, mantan Kadis PU DS terlibat kasus korupsi.
MEDAN, KMC - Tim Intel Kejati Sumatra Utara bersama Kejari Deliserdang menangkap Mantan Kepala Dinas PU Deli Serdang Faisal saat berada di kediamannya, Jalan Yos Sudarso Ware House, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Jumat malam (9/11/2018).

Faisal merupakan terpidana kasus korupsi sejumlah kegiatan yang terdaftar dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PU Deliserdang dari kegiatan bersifat tender menjadi kegiatan swakelola. Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian sebesar Rp 105,83 miliar pada tahun 2010.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian membenarkan adanya penangkapan itu pada wartawan saat dikonfirmasi, Sabtu (10/11/2018).
Sumanggar memaparkan, operasi penangkapan terhadap mantan Kadis PU Deliserdang ini dipimpin Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak bersama Kasi Intel Kejari Deliserdang, Iqbal.

"Saat penangkapan, terpidana cukup kooperatif dan siap melaksanakan putusan Mahkamah Agung pada tahun 2016, yang menghukumnya selama 12 tahun penjara. Setelah proses administrasi di Kejatisu, maka terpidana langsung dieksekusi untuk menjalani masa hukumannya di Lapas Lubukpakam,"papar Sumanggar.

Untuk diketahui, Faisal sendiri sudah divonis oleh Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 12 tahun karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakpidana korupsi di dinas PU Deliserdang.

Selain itu ia juga dikenakan denda 500 juta dengan potongan kurungan enam bulan.

Ia juga dikenakan hukuman uang pengganti sebesar Rp 98 miliar dan apabila tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan ini maka harta bendanya senilai itu akan disita.

Apabila tidak terbayarkan maka akan ditambah lagi dengan hukuman 5 tahun penjara.

Sedangkan Elvian divonis oleh Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 8 tahun.

Ia juga dikenakan dengan hukuman uang pengganti sebesar Rp 7,7 miliar.

Apabila tidak dibayarkan maka harta bendanya senilai itu akan disita dan diganti dan ditambah dengan hukuman penjara 1 tahun lagi. (mar/int)
Komentar Anda

Terkini