-->

Lansia dan Pelayan Publik jadi Target Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Sumut

Jumat, 26 Februari 2021 / 04.11

Ruang Publik TVRI Sumut kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut mengusung topik "Tak Kenal Maka Tak Kebal, Vaksin Covid-19 Aman dan Halal",  menghadirkan narasumber Dr Restuti Hidayani Saragih SpPD K-PTI FINASIM MH (KES), selaku Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas  Covid-19 Sumut dan Sekretaris Umum MUI Sumut Prof Dr H Asmuni MA, Studio TVRI Sumut Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (25/2). (DISKOMINFO SUMUT)

MEDAN, KLIKMETRO.COM – Orang-orang yang sudah lanjut usia (Lansia) dan para pelayan publik menjadi target Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumatea Utara (Sumut) dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerah ini. Rencananya vaksinasi tahap kedua ini dilaksanakan mulai Maret mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam acara Ruang Publik yang disiarkan langsung (live) dari Studio TVRI Sumut Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (25/2/2021). Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut dan TVRI Sumut tersebut menghadirkan Dr Restuti Hidayani Saragih SpPD K-PTI FINASIM MH (KES), selaku Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut dan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Prof Dr H Asmuni MA, sebagai nara sumber.

Restuti menyampaikan, setelah vaksinasi tahap pertama yang menyasar para tenaga kesehatan (Nakes) dan pejabat publik, maka vaksinasi tahap kedua sasarannya adalah para Lansia dan pelayan publik.  “Ini merupakan berita yang gembira untuk kita semua, dengan target sasaran adalah usia lanjut usia (Lansia) dan pelayan publik yaitu TNI, Polri, Satpol PP, Aparatur Sipil Negara (ASN), pendidik, tokoh agama, rekan-rekan pers, atlet, pelaku ekonomi seperti pedagang pasar dan sebagainya yang berhubungan dengan pelayan publik yang berkontak langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskannya, sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) dan Komisi Penasehat Ahli Indonesia nomor dua yang mendapat vaksinasi adalah Lansia, setelah Nakes dan dokter. Untuk mengikuti vaksinasi tahap ini perusahaan atau pribadi harus mendaftarkan calon penerima vaksin terlebih dahulu.

Untuk perusahaan atau kolektif harus mengisi formulir yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Sumut, sedangkan untuk Lansia bisa menggunakan aplikasi ponsel pintar Peduli Lindungi atau juga website  https://pedulilindungi.id/.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kembali menerima vaksin Covid-19 sebanyak 23.772 vial atau 237.720 dosis, Rabu (24/2/2021). Ini merupakan pengiriman vaksin Covid-19 kelima dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Total sampai pada pengiriman kelima ini, Pemprov Sumut telah menerima sekitar 385.400 dosis vaksin Sinovac.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Sumut Asmuni menyampaikan, bahwa seluruh elemen masyarakat harus berkomitmen dalam pelaksanaan vaksinasi ini, untuk mengatasi pandemic Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir. Apalagi, vaksin yang diberikan halal dan sehat.

“Kita bantu pemerintah untuk menghentikan rantai penyebaran Covid-19, jika kita tidak divaksin, sama saja kita akan menularkan penyakit kepada orang lain,” ujarnya, sembari menambahkan, semua pihak harus turut menyukseskan pelaksanaan vaksinasi ini agar berjalan dengan baik. (rel/mar)

Komentar Anda

Terkini