-->

Faktor Ekonomi, Pedagang Bakso Keliling Nekat Gantung Diri

Selasa, 30 Maret 2021 / 04.53

Korban (kaos hijau) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Tak dapat digambarkan bagaimana perasaan Sukarsih (55) menyaksikan anak laki-lakinya, Faksi Anggara (29) tak lagi bernyawa, tergantung kaku dengan tali melilit di leher. Sontak, wanita parobaya ini menjerit pilu. Jeritannya mengagetkan warga sekitar yang dalam hitungan menit sudah berkerumun menyaksikan pemandangan tak mengenakkan di depan mata.

Faksi Anggara diduga tewas gantung diri dengan menggunakan seutas tali plastik di dalam rumahnya. Peristiwa ini terjadi di Dusun IV Desa Galang Suka, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/3/2021) sekira pukul 07.00 wib.

Pedagang bakso keliling yang dikenal ramah meski agak tertutup ini diduga nekat mengakhiri hidup karena faktor ekonomi.

Sukarsih, ibunya lah yang pertama kali menemukan putranya tewas tergantung di rumah yang berdinding tepas itu.

Informasi yang diperoleh wartawan, Sukarsih mendatangi rumah anaknya dengan maksud untuk memadamkan lampu. Namun berulang kali Sukarsih memanggil anaknya tidak ada jawaban. Naluri Sukarsih sebagai ibu mulai tak enak. Dia kuatir terjadi apa-apa dengan putranya. Sukarsih lalu meminta tolong warga mendobrak pintu rumah Anggara. Begitu pintu terbuka, Sukarsih sontak kaget melihat pemandangan di depan mata, anaknya tergantung kaku dengan leher terlilit tali plastik. Sontak Sukarsih histeris. 

Warga sekitar lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galang. Dipimpin Kapolsek Galang, AKP Raymond GM Hutagalung dilakukan olah TKP  bersama Tim Inafis Polresta Deli Serdang. Dari hasil olah TKP  tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh si korban.

Hal tersebut juga dikuatkan dengan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Galang yang menyebutkan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri tersebut. 

Keluarga korban juga mengatakan bahwa korban bunuh diri dikarenakan faktor ekonomi dan menolak dilakukan autopsi. Pihak keluarga mengikhlaskan kejadian tersebut karena korban memang bunuh diri

"Keluarga korban telah menandatangani surat tidak keberatan dengan kematian Anggara dan kematian korban diduga karena faktor ekonomi. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atas korban, keluarganya juga telah mengikhlaskan kepergiannya. Selama ini kehidupan keluarganya akur-akur saja dan tidak ada keributan. Namun korban dikenal tertutup dengan jiran tetangga,” pungkas AKP Raymond. (hotlan)

Komentar Anda

Terkini