-->

Marak Kasus Pelecehan, Yuk Pahami Konsep Pacaran Sehat

Selasa, 07 Desember 2021 / 17.42

Ilustrasi berpacaran. (f-int)

KLIKMETRO.COM - Belakangan ini media sosial kerap dihebohkan dengan kasus pelecehan yang  mana dialami oleh perempuan. Jenis pelecehannya pun beragam dan dilakukan oleh orang-orang tertentu. Entah hubungan antar mahasiswa dan dosen hingga sepasang kekasih. Untuk poin kedua, sebenarnya sebagai perempuan kita bisa menghindari terjadinya hal tersebut loh. 

Sesungguhnya tidak ada yang salah kok dengan berpacaran. Tapi, bukankah lebih baik jika dalam berhubungan kita menjalankan konsep pacaran sehat? Tentunya ada banyak manfaat yang bisa dirasakan secara langsung. 

Pacaran sehat adalah hubungan kedekatan yang mana dapat membawa lebih banyak kesenangan dan kenyamanan dibandingkan rasa ketidaknyamanan.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan jika ingin memulai atau memahami konsep pacaran sehat? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Memiliki Posisi yang Seimbang 

Jika ingin menjalani hubungan sehat dengan kekasih, keduanya harus memiliki posisi yang seimbang alias sejajar. Tidak ada salah satunya yang lebih dominan dibandingkan yang lainnya. 

Sebab, jika ada salah satu yang lebih dominan, bukan tidak mungkin dia cenderung lebih mengatur pasangannya, dalam hal apapun. 

Pasangan kekasih yang memiliki hubungan yang sehat nantinya mereka akan lebih menghargai  pendapat masing-masing dan saling menghormati. 

Tidak Menuntut

Hubungan yang sehat harus diisi dengan tidak saling menuntut satu sama lain. Jangan harap pasangan harus selalu memberikan apa yang kamu mau, ingatlah bahwa kebahagiaan itu datang dari diri sendiri, bukan dari orang lain. Sekalipun itu pasangan kita. 

Satu sama lain harus sadar bahwa keduanya tidak berhak bertanggung jawab atas apa yang diinginkan. 

Memahami Batasan 

Dalam menjalani pacaran sehat, keduanya harus tahu batasan masing-masing. Entah itu fisik ataupun non fisik. Hal itu sangat penting untuk diperhatikan untuk meminimalisir terjadinya pelecehan seksual. 

Ketika berpacaran, kamu mungkin kerap bersentuhan fisik. Tapi, perempuan berhak menolak jika ada bagian fisik dari tubuhnya yang tidak ingin disentuh oleh laki-laki, sekalipun dia adalah kekasihnya. 

Di sisi lain, pasangan juga harus bisa menghormati dan menghargai keputusan kekasihnya itu. Tidak boleh ada paksaan jika salah satu pihak tidak ingin melakukannya.

Bisa Mengelola Konflik 

Konflik mungkin saja terjadi saat menjalani hubungan kekasih. Tapi, percayalah setiap konflik pasti memiliki jalan keluar. Jika ingin menjalani pacaran sehat, sebisa mungkin selesaikanlah konflikmu dan sang kekasih dengan cara yang bijak. Jangan sampai asa kekerasan dalam penyelesaiannya, baik itu verbal maupun non verbal. 

Namun, bagaimana jadinya kalau dalam penyelesaian konflik salah satunya mengancam dengan menggunakan kekerasan? Tinggalkan dan carilah pertolongan lewat orang terdekat. Hubungan seperti ini hanya akan menjadi toxic relationship, dan tidak baik bagi kesehatan mental kamu. 

Saling Terbuka 

Jika ingin menjaga hubungan pacaran sehat, selalu jaga komunikasi antar keduanya alias saling terbuka dalam hal apapun. Saling terbuka itu memang diperlukan, agar bisa menumbuhkan rasa kepercayaan satu sama lain. Sehingga tidak akan terjadi toxic relationship. (artikel/pis)

Komentar Anda

Terkini